Ketika Kang Truman Berceloteh

Ketika Kang Truman Berceloteh

  • WpView
    Reads 697
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Jul 31, 2019
WpInfo
Poetry
Sekumpulan Puisi Dengan tambahan sedikit beberapa narasi. Berisi tentang problematika di masa produktif tentang kasmaran, cinta, moral, etika, hingga patah hati yang disampaikan secara metafora dan beberapa bersifat sarkas serta satire. Dengan menggunakan karakter yang dipanggil Kang Truman, dia berceloteh pada sajak yang ia tulis. Entah seberapa variatif dari makna puisi tersebut, yang pasti karakter ini ingin disampaikan akan bersinggungan maupun berlawanan dengan kehidupan sehari-hari itu sendiri. Ditulis oleh: F. Amril Azim Selamat membaca kumpulan puisi yang saya ciptakan dari karakter ini semoga bisa bermanfaat. NO SILENT READER NO PLAGIARISM PLEASE SUPPORT WITH A VOTE
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Resonansi Rasa. (Bersauh)
  • Still The Same
  • CasPer (completed)
  • I'M HURT!
  • Èpifora: Manusia Patah Hati yang Kembali Terluka oleh Puisi
  • ✔️CINTA-CINTA-AN [SELESAI]
  •  Rasa Tanpa Nama
  • Pernah Patah
  • Ich Liebe Mama! ✓ [END]
  • 9 BULAN 1 MATAHARI

(Telah terbit). Beberapa part dihapus. Lansiran prosa puitik tentang dialektika rasa. Tuan, puan, apa guna aksara jika tiada di eja? Apa guna bahasa jika tiada untuk dialog semesta? Sekumpulan aksara semenjak jejak terjajak, bahasa bisa resah tatkala pengeja membaca tiada jelas arah. Singgahlah, mungkin tak senyaman rumah, tapi percayalah aksara yang indah akan membuat betah. Salam. *Penanda: Apabila ada yang ingin didiskusikan mari berbincang di kolom komentar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines