SEMPAT

SEMPAT

  • WpView
    LETTURE 545
  • WpVote
    Voti 88
  • WpPart
    Parti 32
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, set 19, 2021
[END] Dalam hal putus asa, mungkin aku paling mudah melakukannya. Ragu untuk maju, takut untuk mundur. Ia membawaku untuk maju. Membawa kami melangkah secara bersama. Tangan yang ia ulurkan membawaku pada labirin perasaan. Menjauhkan ku dari sunyi kesendirian. Perlahan memberi kebahagiaan yang menjadi kejutan. Selayaknya hujan di terpa angin. Ia terbang bebas kesana kemari sedangkan aku terjatuh dari langit. Hembusan yang berniat menyelamatkan justru merumitkan. Tidak bisa jika harus di deskripsikan sesingkat ini. So read my story right now!❣️ _July, twenty seven two thousand nine teen_
Tutti i diritti riservati
#58
dava
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • I Hate Rain
  • Our Emergency Calls
  • Between Us
  • As Time Allows
  • Sedna
  • Kemana Arah Pulang?
  • RadenRatih
  • Cahaya [COMPLETED]

[ #1 in Rain, 01-09-2018 ] [ #20 in Teen Lit, 11-09-2018 ] [ #51 in Teen Fiction, 11-09-2018 ] Di saat aku membenci hujan, dia datang. Dia datang dengan segala intuisinya tentang hujan. Dia datang dengan segala kecintaannya dengan hujan. Aku jatuh cinta padanya. Sama seperti aku mencintai hujan karenanya. Tapi di hari itu, ia menghilang. Aromanya tak tercium lagi. Jejaknya sudah tak nampak lagi. Syahdunya tak terasa lagi. Ia pergi sebelum aku benar-benar memilikinya. Ia pergi sebelum aku benar-benar mempercayainya. Ia pergi meninggalkan rasa dan juga tanda tanya. Dan, di mana tepat pada 228 hari aku mengenalnya, aku baru mengerti semuanya. Tentang beberapa hal yang sengaja dia sembunyikan, dan juga tentang kenapa dia menyembunyikannya. Saat itu, aku merasakan kehadirannya. *** "Tentang seberapa pentingnya menutup rapat lembaran lama, tatkala lembaran baru mulai terbuka." -Syachwaldan Rizky

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti