Story cover for Different by citraadwii
Different
  • WpView
    Reads 342
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 342
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Jul 27, 2019
Maaf kalo banyak typo yang bertebaran,aku masih pemula nich:"(
kasih kritik dan saran juga gakpapa,biar aku bisa belajar lagi:')
tengkyuuu😘
.
.
Masa SMA adalah masa dimana bersenang-senang dengan sahabat,masa yang paling indah untuk jatuh cinta dengan seseorang,masa dimana gamau mikirin hal aneh-aneh,mungkin bisa saja hal perjodohan?

Syakilla Arum,perempuan berusia 16 tahun yang dijodohkan dengan seseorang yang baru saja ia kenal,seseorang yang baru saja hadir dalam kehidupannya. Revan.

Pria berwajah tampan,dan roti sobek diperutnya,siapa yang tidak tergiur.


****

"papa sama mama uda ga ada,sekarang bapak bisa pergi bebas gausa mikirin soal perjodohan" ucap Killa tertunduk.

"tidak,saya orangnya konsisten,kalo dari awal saya bilang A ya A,ga bakal jadi B apalagi C" tegas Revan namun terdengar lembut ditelinga Killa.

****
All Rights Reserved
Sign up to add Different to your library and receive updates
or
#195aisyahaqilah
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Cold Ceo's Favorite Wife cover
Senior High Love cover
Dari Askar Untuk Alisha [END] cover
Love Suamikkk (END) cover
Jodoh Kiriman Takdir cover
Teacher I Love You cover
The Crazy Wedding cover
My Freak Husband?!  [ COMPLETED ] cover
Marriage With An Old Man (?) cover
Married With Senior (Selesai) cover

Cold Ceo's Favorite Wife

43 parts Complete

INI BUKAN CERITA TENTANG PERCINTAAN MASA SMA ATAU SEJENISNYA! SEORANG CEO DINGIN REYENSYAH RASSYA HIDAYAH DI JODOHKAN DENGAN MAHASISWI YAITU AQEELA AZA CALISTA SECARA MENDADAK! AWALNYA MEREKA MENOLAK PERJODOHAN ITU, TETAPI MEREKA TETAP MEMBANGUN RUMAH TANGGA ITU DENGAN PENUH KETERPAKSAAN. AKAN KAH MEREKA BAHAGIA? "Rassya, aku nyerah ya." "Gak peduli." "Aku pergi. Maaf dan Terimakasih." *** "Aku cinta sama kamu seperti menghitung pasir-pasir di pantai." "Kenapa gitu?" "Gak akan pernah ada kata habis."