LASKAR Is MINE

LASKAR Is MINE

  • WpView
    Reads 670
  • WpVote
    Votes 138
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 4, 2019
[ו-🌻🌻🌻-•×] "Kenapa lo ngebela dia ra!." "Karena dia abang gue kar!, kenapa?.. masalah di lo nya?!." "Kenapa lo gak pernah cerita ke gue?, apa lo selama ini gak percaya sama gue?" Tanya Laskar tanpa berekspresi disertai dengan tatapan sinis yang tertuju pada Vlora. "Lo tanya kenapa?" "Apa lo pernah nyeritain ke gue soal cewek yang ada di figura kamar lo?!" Pertanyaan yang Vlora lontarkan dapat membuat Laskar beku seketika. Laskar kini sadar, bahwa kejadian yang sedang terjadi di hadapan nya itu, bermuara pada diri Laskar sendiri. Andaikan ia lebih awal menceritakan sosok perempuan yang ada di figura kamarnya. Mungkin semua ini tak akan terjadi, bahkan mungkin hubungan nya dengan Vlora akan baik - baik saja hingga saat ini. Pada kepo gak nih sama masalah nya... Langsung aja kepoin story nya, author gak keberatan kok :v See you Laskar's readers #salamhangatdariauthor
All Rights Reserved
#246
daniel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Possesive Playboy
  • LOVE YOU FOREVER (gxg)
  • Sea For Blue Whales [TERBIT]
  • DAVARA
  • DEAR LAURA (ON GOING)
  • KAVIAR [TERBIT]
  • CARBIL
  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • MARVELLA QISYA [ End ]

Nareshta Ravaleon Arkana, si tampan populer di SMA Ganesha. Playboy sejati yang tak pernah kehabisan daftar nama cewek untuk ditaklukkan. Baginya, cinta adalah permainan dan perempuan hanyalah selingan. Semua bisa datang dan pergi ... kecuali satu. Askara Renaffea, sahabat sekaligus satu-satunya cewek yang tak pernah bisa ia sentuh sepenuhnya, tapi juga tak sanggup ia lepaskan. Kara adalah tempat Naresh pulang tanpa pernah diberi kepastian. Ia satu-satunya yang membuat Naresh memiliki rasa peduli bahkan posesif. Tapi perhatian itu nyatanya bukan anugerah melainkan jerat tak kasat mata. Kara terjebak di antara harapan dan kenyataan yang tak pernah berpihak. Naresh tak pernah bilang cinta. Tapi tak rela melihat Kara dimiliki orang lain. "Lo suka sama gue?" tanya Kara. " Nggak! Tapi lo tetep punya gue!" "Lo egois, Resh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines