first love.

first love.

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 14, 2019
[rank#5 storyromance 30.07.19] [rank#10 storylove 08.08.19] "apa kau masih menungguku?" suara itu. suara itu adalah suara Aksa abhivandya mengingatkannya pada 5 tahun yang lalu, dimana ia melakukan kesalahan yang menurutnya adalah sangat memalukan untuk dikenang. Carissa Calterio, ia sangat menyesal bisa mengenal Aksa dan menaruh nya pada hati nya. mungkin pikirnya itu tidak akan terlalu dalam, namun Tuhan berkehendak lain. ia sangat mencintai Aksa hingga akhirnya sesuatu yang sangat memalukan itu terjadi. dan.. Carissa memutuskan untuk melupakan semuanya, 5 tahun itu waktu yang panjang, dan bagaimana bisa Aksa tiba tiba muncul di hadapannya dengan sangat tidak masuk akal. kisah cinta di SMA itu rumit menurut Carissa dan selain rumit itu adalah perjuangan yang sangat melelahkan dan tidak membuahkan hasil.
All Rights Reserved
#26
storyromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angkasa (Forget Me Not)
  • UNTUK AZKA [SUDAH DIBUKUKAN]
  • Mendadak Cinta
  • Our Tragedy
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Five Meters To Many Thousands Kilometers
  • Arsyilazka
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )

"Bunganya udah layu, Sa. Yakin mau dibeli? Nanti sampai rumah juga mati." "Gak apa-apa. Gw pastiin bunga ini gak akan mati. Layu bukan berarti mati, kan? Gw bakal rawat bunga ini... terus kasih ke Ayah." Ia tidak memilih mawar, tak pula melati. Hanya bunga kecil yang nyaris mati-seperti dirinya sendiri. Hari demi hari, ia rawat bunga itu seakan sedang menjaga harapan yang hampir padam. Rapuh, tapi belum sepenuhnya punah. Namun di Hari Ayah, harapan itu kembali layu. Bunga itu ditolak, bahkan sebelum sempat menyampaikan maksudnya. Dan malam itu... ia tak pernah pulang. Namun nyatanya, Tuhan itu adil. Setelah semua luka, setelah semua kejatuhan... Tuhan menghadirkan satu suara-yang tak menghakimi, tak pula menuntut. Hanya berkata pelan: "Sama gw, Sa. Sama gw terus. Kalo boleh berharap, semoga suatu hari nanti gw bisa jadi alasan lo buat pulang." Angkasa (last flower) "Forget me not" Warning ⚠️ Thriller × Angst × Crime !!! Cerita ini mengandung unsur thriller yang menegangkan, serta banyak adegan kekerasan, darah, kriminalitas, dan teka-teki. Harap bijak dalam memilih bacaan. ‼️⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines