"Ck! What you speaking with shoes? See me girls" ucap pemuda itu dingin.
Fatimah pun mendongakan kepalanya tapi matanya tak menatap pemuda itu.
"Asyifa"ucap pemuda itu
"Sejak kapan kamu berhijab? Bukankah kamu cristiani?"ucap pemuda itu seraya mengernyitkan dahinya.
-----------------
-----------------
-----------------
"A-aku tid-tidak tahu apa maksud kamu" fatimah gugup tak tahu harus menjawab apa ia kembali menunduk menghindari tatapan pemuda dihadapannya itu
"Kamu frustasi karna aku terus menolak cintamu,setahuku juga kamu tidak bersekolah disini,stop buntutin aku!" Bentak pemuda itu
"Aku tidak mengerti apa maksudmu,maaf aku harus pergi sekali lagi aku minta maaf sudah menabrakmu" ucap fatimah seraya meninggalkan pemuda itu
"Aneh,dia pikir dengan seperti itu dia bisa meluluhkanku" ucap pemuda itu seraya tersenyum devil.
Mau tau gimana selanjutnya? Jangan lupa vote and comment plus tambahin ke library kalian ya.
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
"Aku mengkhitbahmu, karena ingin menghalalkan pandanganku kepadamu."- Fatih
"Aku mengkhitbahmu karena Allah."- Zaky
Hatinya sangat sulit memilih.
Sangat sulit.
Tidak ada yang memahaminya.
Ia sangat bingung.
Karena baginya, mencintai Allah lebih mudah darinya daripada mencintai makhluk.
Ia masih bingung.
Dengan mantap setelah hari berlalu tak terasa, iapun memberikan keputusannya.
Yang berlainan dengan hatinya.
Yang hatinya pun entah apakah ikhlas.
Yang membuat jiwa dan fikirannya memberontak.
Semuanya karena Allah saja.
Ini bukan tentang kesempurnaan tapi saling menyempurnakan.
---
Cerita ini cocok sekali bagi kalian yang menuntut ilmu, bagi kalian yang ingin memanfaatkan masa remajanya, dan bagi kalian yang ingin mengetahui bagaimana mencintai Allah dan karena Allah.
Semoga bermanfaat :)