Story cover for Empty. by MahaAdirani
Empty.
  • WpView
    Reads 216
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 216
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Jul 28, 2019
isi nya cuma pelampiasan disaat saya jatuh, sedih, marah, kalut, tapi gak bisa melakukan apa apa selain menulis.

isi nya hanya coretan coretan kekesalan dan kebencian saya terhadap sesuatu.

isi nya hanya tentang makian yang saya lontar dengan bahasa yang sedikit 'halus'

isi nya hanya perihal keluh kesah saya terhadap diri saya.

isi nya hanya untuk terapi kestabilan emosi saya saat di titik terendah.

ini hanya akan berisi tulisan pelampiasaan disaat saya tidak bisa marah, berteriak, menjerit atau menangis.

mungkin kamu berkenan ingin mampir? 

mungkin saja apa yang saya rasakan saat ini mewakili perasaan mu?

saya tidak akan menuntut apapun disini, jika kamu bersedia membaca sedikit keluh kesah saya. saya hanya akan berterimakasih karena sudah mendengar kekesalan yang tak pernah bisa saya bagi dengan siapa pun.

atau saat kamu merasakan hal yang sama, kamu bisa datang kepada saya untuk sedikit berbagi dengan diri yang sudah tercabik ini.

untuk kamu, dia, mereka dan saya,

tolong tetap lah hidup dan bersemangat!

karna kita bisa saja jadi penyelamat di kehidupan orang lain.

sekali lagi, 

untuk kamu, dia, mereka dan saya,

tolong tetap lah bangkit setelah terjatuh berulang kali.

Pekanbaru, 28 Juli 2019

Minggu,
20.01

BlackPepper
All Rights Reserved
Sign up to add Empty. to your library and receive updates
or
#88hampa
Content Guidelines
You may also like
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri by ceritadariawan28
4 parts Ongoing Mature
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
You may also like
Slide 1 of 9
Ambiguous cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
seribu tanya tak terjawab cover
SECOND LEAD cover
Ketika Tulisan bercerita? cover
When Love is Breaking cover
Just Words cover
All of the stars [Bulan's] cover
Almost. cover

Ambiguous

8 parts Complete Mature

Tenang saja, setelah hari ini berlalu aku gak akan muncul lagi di hadapan kamu, Aku akan pergi sesegera mungkin. Aku tahu orang yg selama ini yg ingin dihindari itu aku kan, jadi gak perlu lagi aku bersikap baik karena memang dipikiran kamu, aku gak pernah ada baiknya. Aku udah putus asa dan aku udah kehabisan cara jadi biar aku yg mundur perlahan biar kita memandang dari kejauhan saja, mungkin dengan begitu gak akan ada lagi yg terluka baik itu aku ataupun kamu. Aku gak pernah menyesal dengan ini semua aku hanya kecewa, meskipun aku gak bisa ngelupain semuanya. Aku gak pernah bayangin akhirnya akan sesakit ini.