Story cover for MERINDU by trisnaule
MERINDU
  • WpView
    LECTURAS 43
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 43
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado jul 28, 2019
Namaku Willi Adrian Putra orang lain biasa memanggilku dengan sebutan Putra. Aku lahir dikarawang tanggal 25 April 1994 umurku sekarang 25th, aku tinggal di Tangerang bersama ibu dan kakak ku, sedangkan ayah ku meninggal saat aku masih duduk di bangku SMP Kelas 3.
hidupku selalu berpindah-pindah aku SD di karawang, SMP di Cibinong bogor, dan SMA diciamis. 
Kisahku berawal ketika aku masih duduk di bangku SMA kelas 2.
ketika awal pertama aku melihatnya, ketika awal pertama aku mengenalnya, ketika awal pertama aku mulai merindukannya, dan ketika  aku mulai kehilangannya untuk selama-lamanya.
Dan sebuah mantra yang selalu terdengar saat kita bersama yaitu
"AKU SAYANG KAMU"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir MERINDU a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Perempuan Bukan Makhluk Percobaan de AjoPiaman_358
26 partes Concluida
Aku Mardhatillah Ayla. Ini kisahku, kisah pergelutan jiwa dalam mengarungi hidup. Aku bertemu lelaki yang bernama Razka Arliantara, berujung cinta dan memilikinya. Tapi, kehidupan memaksa kami untuk berpisah. Dia mendapatkan Beasiswa Kuliah ke Malaysia. Sedangkan aku hanya mendapat kuliah di Kota padang. Meskipun secara tempat tinggal kami dipisahkan, tapi kami berjanji secara hati untuk tidak melupakan. Bertahan dengan kesetiaan adalah hal yang kami pilih dan sepekati. Tapi, lagi lagi kehidupan memaksa kami untuk tidak bisa berhubungan. Hingga akhirnya, kesepian dan kelinglungan menjadi teman kehidupanku. Sungguh, cinta itu sangat menyiksa ketika terpisahkan dan tak bisa berinteraksi satu sama lain. Hingga akhirnya, aku dipertemukan dengan lelaki yang bernama Muhammad Adya Arsa Hatta. Dia hidup dengan berbagai macam prinsip yang bisa dikatakan "GILA". Kenapa tidak, cara hidup dan cara pandangnya tentang sesuatu, sering berbeda dengan cara hidup dan cara padangnya orang banyak pada umumnya di dunia ini. Termasuk dengan lelaki cinta pertamaku yang masih kupertahankan meskipun tiada kabar kurang lebih satu tahun. Karna kesepian, aku menerima uluran tangan Adya untuk menikmati kehidupan dengan cara beda. Cara yang dibuatnya sendiri, hingga akhirnya aku terjebak dalam permainannya. Terjebak bukan dalam artian buruk, tetapi lebih kepada hal baik yang diberikannya tanpa aku sadari. Hal itu adalah hal yang harus dilakukan perempuan untuk menjaga "Kehormatannya". Bahkan, dia menjadi sang penyelamatku ketika aku ditinggal hamil oleh kekasihku yang meninggal secara mendadak.
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
Perempuan Bukan Makhluk Percobaan cover
AZAM : Satu Langit Dua Doa  cover
Do Winner With You cover
Zakia & Sang Abdi Negara cover
My ice girl cover
ADARA [END] cover
Asrama Di Lian cover
Your My Brother cover

Perempuan Bukan Makhluk Percobaan

26 partes Concluida

Aku Mardhatillah Ayla. Ini kisahku, kisah pergelutan jiwa dalam mengarungi hidup. Aku bertemu lelaki yang bernama Razka Arliantara, berujung cinta dan memilikinya. Tapi, kehidupan memaksa kami untuk berpisah. Dia mendapatkan Beasiswa Kuliah ke Malaysia. Sedangkan aku hanya mendapat kuliah di Kota padang. Meskipun secara tempat tinggal kami dipisahkan, tapi kami berjanji secara hati untuk tidak melupakan. Bertahan dengan kesetiaan adalah hal yang kami pilih dan sepekati. Tapi, lagi lagi kehidupan memaksa kami untuk tidak bisa berhubungan. Hingga akhirnya, kesepian dan kelinglungan menjadi teman kehidupanku. Sungguh, cinta itu sangat menyiksa ketika terpisahkan dan tak bisa berinteraksi satu sama lain. Hingga akhirnya, aku dipertemukan dengan lelaki yang bernama Muhammad Adya Arsa Hatta. Dia hidup dengan berbagai macam prinsip yang bisa dikatakan "GILA". Kenapa tidak, cara hidup dan cara pandangnya tentang sesuatu, sering berbeda dengan cara hidup dan cara padangnya orang banyak pada umumnya di dunia ini. Termasuk dengan lelaki cinta pertamaku yang masih kupertahankan meskipun tiada kabar kurang lebih satu tahun. Karna kesepian, aku menerima uluran tangan Adya untuk menikmati kehidupan dengan cara beda. Cara yang dibuatnya sendiri, hingga akhirnya aku terjebak dalam permainannya. Terjebak bukan dalam artian buruk, tetapi lebih kepada hal baik yang diberikannya tanpa aku sadari. Hal itu adalah hal yang harus dilakukan perempuan untuk menjaga "Kehormatannya". Bahkan, dia menjadi sang penyelamatku ketika aku ditinggal hamil oleh kekasihku yang meninggal secara mendadak.