Aku Tak Pernah Main-main; Perihal Hati

Aku Tak Pernah Main-main; Perihal Hati

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 28, 2019
Aku pernah terlalu tinggi berharap pada angan, terlalu percaya pada kalimat bualan, yang nyatanya sampai hari ini tak kunjung memberi kepastian. Kataku, jangan pernah berjanji bila tak bisa menepati. Jangan pernah terlalu menyayangi jika tak sanggup melindungi. Jangan pernah hadir jika hanya singgah kemudian menyakiti. Aku pikir kamu berbeda, tapi ternyata tetap sama, hanya cara menjauhmu yang lebih tertata. Sampai akhirnya aku harus memahami sendiri bahwa hanya aku yang mencintai, kamu tidak.
All Rights Reserved
#446
ily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terjebak Nostalgia
  • SUBSTITUTE (LURAH)
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • Way to let you go
  • CRY FOR ME
  • Maybe It's You(?)
  • Terlambat? ( Completed )
  • Jatuh Karena Cinta

Terkadang terlalu peduli itu sakit, sama halnya yang aku lakukan dulu. Aku terlalu bodoh, karena aku selalu menunggu mu yang tak kunjung datang. Hatimu yang tak lagi untukku. Padahal sejatinya ada dia yang mencintaiku dan menyayangiku tulus tanpa pamrih. Terimakasih atas luka yang kau beri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines