LANGIT : Rejeitado

LANGIT : Rejeitado

  • WpView
    Reads 1,326
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 18, 2020
Diri itu begitu cuek.. bicara kasar tanpa pernah menimbang. Lantas, apa yang membuat tangan itu akhirnya terulur manis meski tak sampai menggapai? Bagi biru, Langit adalah lebah, lebah yang tak pernah melepas madu. Apakah Langit akan melepas rindu dengan mengungkapkan perasaan yang tertunda oleh waktu? Satu hal yang Biru sadari, bagian di mana Langit akan mendapat hadiah berharga dari Biru. ??
All Rights Reserved
#55
bima
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT & AMERTA [End]
  • [Somewhere] Over the "RAINBOW" - COMPLETED
  • Biru dan Langit βœ”
  • AKARA (GxG) (COMPLETED)
  • Lentera Biru [END]
  • Langit Biru
  • PENGECUT EGOIS -gxg-
  • Senja di Langit Biru [Complete]
  • Gus Zayn : Langit Biru di Yogyakarta
  • Standing With You (gxg) (completed)

Amerta hidup dalam dunianya yang tenang-terlalu tenang, hingga kehadiran Langit Kalandra terasa seperti badai yang mengusik segala ketenangan itu. Langit selalu mengejarnya, menerobos batas yang coba Amerta jaga, membawa canda dan tawa yang seharusnya tak pernah ia butuhkan. Namun, di balik langkah-langkah mereka yang berlawanan, ada sesuatu yang lebih besar bermain di antara mereka-sesuatu yang lebih gelap, lebih mengancam. Ketika mayat tanpa organ ditemukan di sekolah mereka, ketakutan mulai menggantikan kebiasaan, dan rahasia yang terkubur perlahan menyeruak ke permukaan. Langit yang ceria menyimpan luka yang tak terlihat, Amerta yang diam menyimpan ketakutan yang tak terucap. Mereka terjebak dalam permainan yang lebih besar dari sekadar perasaan, di antara bisikan maut dan teka-teki yang mengintai. Di tengah teror yang melingkupi, mungkinkah rasa yang tumbuh di antara mereka tetap hidup? Atau justru tenggelam bersama misteri yang tak terpecahkan? "π‘†π‘’π‘π‘’π‘Žβ„Ž π‘˜π‘–π‘ π‘Žβ„Ž π‘‘π‘’π‘›π‘‘π‘Žπ‘›π‘” π‘™π‘Žπ‘›π‘”π‘˜π‘Žβ„Ž π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘˜π‘’π‘—π‘Žπ‘Ÿ, π‘Ÿπ‘Žβ„Žπ‘Žπ‘ π‘–π‘Ž π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘ π‘’π‘šπ‘π‘’π‘›π‘¦π‘–π‘˜π‘Žπ‘›, π‘‘π‘Žπ‘› π‘π‘’π‘Ÿπ‘Žπ‘ π‘Žπ‘Žπ‘› π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘‘π‘Žπ‘›π‘¦π‘Žπ‘˜π‘Žπ‘›." - πΏπ‘Žπ‘›π‘”π‘–π‘‘ & π΄π‘šπ‘’π‘Ÿπ‘‘π‘Ž ⚠️ Usahakan untuk vote dan komen jika membaca, ya! Jadilah pembaca yang baik. .

More details
WpActionLinkContent Guidelines