We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Dia Si Es
  • WpView
    Reads 1,287
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Bagi gue cinta itu sesuatu yang gak penting , buang buang waktu , cuman bisa bikin orang nangis dan sakit hati " -RAFAEL- Ini cerita tentang Rafael Malik Ibrahim . Seorang laki laki yang perfect dari segala arah , tapi sayang sifat & hatinya sedingin Es . Dia beranggapan bahwa cinta itu tidak lah penting . Hingga datang lah Salsa , seorang perempuan berparas cantik , dan mata biru yang indah . Salsa dan Rafael kian hari kian dekat karena orang tua mereka yang bersahabat dan juga banyaknya kesamaan diantara mereka . Akan kah Salsa mengubah pandangan Rafael soal cinta???Apakah Salsa mampu meluluhkan hari Es Rafael??? Happy reading ⚘🤗
All Rights Reserved
#49
salsa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Just Pretend
  • RAFFRAIN
  • Yarrow [SELESAI]
  • Stop It, Darka! [END]
  • ꒰ ALEA ✔ ꒱
  • RAVA : Rafael - Vanya ( THE END )
  • DEAR RAFAEL
  • About ATHAYA ✔#pastelwattpadseries
  • Atarangi. {Selesai}

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines