ELLENA
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Elena Alfariska Cewek polos, cantik, baik, dan yang pastinya selalu ceria. Cewek yang selalu ada buat seorang kapten basket sekaligus seorang ketua OSIS dia Dylan rehardino algazemta seorang cwok yang punya tatapan setajam Elang sikapnya sedingin es. Tapi bila di dekat lena bisa jadi sosok yang begitu hangat. Ellena Alfariska Karena Tuhan punya cara sendiri untuk menyatukan umatNya dan Tuhan juga punya cara tersendiri untuk memisahkan umatNya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rules vs Chaos
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • Axevier
  • ARZARA
  • Asmara di Antara Perbedaan
  • THE QUIET FLAME
  • MY BIG BABY {PRETTY BOY} ✓
  • ketos dingin dan gadis bar bar
  • Davidson || END
  • Tall boy VS Short girl

Seorang gadis yang memiliki paras cantik dengan mata sipit memiliki sifat yang sangat berbeda dengan parasnya. Gadis berparas cantik dan anggun itu memiliki sifat barbar dan juga random. Meski begitu dia memiliki daya tarik yang kuat sehingga banyak disukai oleh para siswa sekolahnya. Bahkan dia memiliki banyak penggemar juga dari sekolah lain. Gadis itu cukup populer di sekolah dan dia juga merupakan seorang selebgram. Siapa sangka gadis itu harus dijodohkan dengan cowok berhati es. Cowo yang memiliki jabatan sebagai ketua OSIS itu juga merupakan kapten tim volly sekolah. Cowok dengan wajah tampan namun dingin. Memiliki sifat cuek juga ambisius membuatnya menjadi idaman siswi-siswi sekolahnya. "Se ngga terima itu lo dijodohin sama gue?" Meysha mendelik kesal mendengar itu. "Lo buta apa gimana sih, Za. Ya iyalah!" "Ya udah, sama!" sahutnya datar. "Terus kenapa setuju Reza!" Meysha benar-benar muak kali ini. Areza terdiam. R-reza? Areza membuang nafas pelan kemudian berdiri tepat di depan gadis yang kini menangis terisak. Areza yang semula tidak begitu peduli menjadi tidak tega melihatnya. "Gue ga niat buat ngebujuk lo, Sha. Tapi kalau orang tua udah ngusulin berarti mereka udah mikir matang-matang sebelumnya." kata Areza dewasa, karena bagaimana pun dia tau alasan kenapa orang tuanya bersikeras melakukan perjodohan ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines