Story cover for Elegi by svnfloers
Elegi
  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jul 29, 2019
Biarkan tulisan ini menjadi saksi. Saksi atas semua lara yang selama ini belum terungkap, yang belum pernah tersentuh, dan tak akan pernah disentuh. 

Biarkan kali ini, kulupakan kita. Aku hanya ingin istirahat. Sebentar saja. 

Biarkan kali ini, aku menyerah. Setidaknya, hanya percobaan, kalau-kalau sisi rasionalku menyadarkanku bahwa lebih baik aku menyerah. 

Sebab, bersamamu adalah kebahagiaan semu. Bersamamu aku bahagia-sesaat-, kemudian... tersakiti untuk jangka yang panjang.  

Aku sakit namun kau tak tahu. Aku teriak namun kamu tak dengar.

Sesungguhnya aku hanya menghibur diriku. Aku hanya menunda-nunda sebuah perpisahan sembari menghibur diriku sendiri. Maaf, perasaan ini membebanimu.
All Rights Reserved
Sign up to add Elegi to your library and receive updates
or
#25girlboss
Content Guidelines
You may also like
Truth After Love (Tamat, segera terbit) by tiaxyl
36 parts Complete
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
You may also like
Slide 1 of 8
Cerita Rein (SUDAH TERBIT) cover
CLARA cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
Ketika Tulisan bercerita? cover
KISAH TANPA ENDING ✓ cover
ALONE cover
VAGALDARA [TERBIT] cover

Cerita Rein (SUDAH TERBIT)

31 parts Complete

Ini patah yang sebenarnya patah, bukan sembarang di kata ini nyata luka yang benar-benar terluka. Tak sedikit aku menemui perpisahan tapi tidak pernah aku merasa begitu kehilangan. Sebenarnya aku ingin menjadi rumah tapi ternyata kau hanya singgah, dari kepergianmu aku berharap punya titik balik yang menuju padaku, berharap jika kau masih mengingat siapa aku. Banyak sekali suara yang saya dengar hingga hampir setengahnya memilih untuk membunuh rasa ini, mereka hanya tidak ingin mendengar cerita sendu dari diriku. Sekuat apapun aku berlari menjauh rupanya tetap kamu arah pulang ku, dirimu adalah porosku. kemanapun aku pergi dan di hati manapun ku singgahi sejatinya hanya pada dirimu aku jatuh dan kembali. Ketahuilah Tuan, Tentang hatiku yang begitu cepat mencintai dan pikiranku untuk jatuh padamu itu juga sulit di pahami yang seharusnya sadar diri aku malah gila mencintaimu tanpa ada kata berhenti. Pada Tuan September berkatmu aku punya oktober yang berantakan. Kepergianmu berhasil membuat pikiranku acak-acakan. Tapi, terimakasih, jika kita tidak ditakdirkan berpasangan mungkin kamu hanya sebatas pengalaman. Aku tulis kisahnya disini. Tidak ada maksud lainnya. hanya saja menumpahkan semua isi dalam hatiku itu akan membuatku lega, sebab aku tak mampu mengungkapkan langsung lewat mulutku. Cerita Rein, mungkin ada kesamaan kejadian atau yang lainnya itu hanya kebetulan karena ini adalah kisah fiksi remaja. Terimakasih.