Menuai Rindu

Menuai Rindu

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 29, 2019
Ku pandangi pintu kelas Dengan penuh rasa berharap Akan kehadiran sosok panutan Yang telah lama aku harapkan Sebuah rasa yang kian menjelma Seakan menjerat hati yang kian sepi Namun raga yang tak bisa bertindak Dan hanya dapat berdiam diri Ketulusan hati yang telah menanti Merasa terluka dengan kenyataan ini Kehadiran yang tak kunjung pasti Membawa luka yang sangat berarti Namun apa dayanya jiwa ini Jika tak mampu untuk berbicara lagi Apalagi mengungkap perasaan ini Yang begitu sulit untuk dimengerti Hanya hati yang mampu berbisik Dari rasa yang kian terusik Air mata yang mampu mengungkap Ketika bibir tak mampu untuk berucap Ketidakhadiranmu menuai rindu Dalam diriku yang berharap padamu Karena bayang-bayang ketulusanmu Yang selalu menjelma dalam ingatanku
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Disturbances (End)
  • Serpihan Luka
  • 𝑷𝑬𝑵𝑮𝑬𝑪𝑼𝑻 (End) ✓ [REVISI]
  • JUst foR YoU ❤️
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • Just about my feeling 💜
  • PELANGI
  • I WONT GIVE UP

Hari demi hari, Aku menyeka air mataku lagi Aku hidup dengan menghapus kamu dalam hatiku Walaupun jika aku memberikan hatiku, itu tidak cukup untuk cinta ini Tenggorokanku terasa tersendat karena tidak bisa memanggilmu lagi Luka dalam hatiku semakin besar Walaupun aku mencoba menghapusnya, aku tidak bisa Wajahmu yang kurindukan, selalu melekat disekitarku Kamu terus masuk dan muncul dalam pandanganku Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Selamat tinggal hari, waktu kumohon berhenti Sehingga hatiku yang membiarkanmu pergi bisa menjadi abu yang tidak merasakan sakit lagi Kepada seseorang, yang kucintai Ketikaku memikirkanmu hatiku selalu berdetak kencang Hatiku sudah berlari kepadamu Wajahmu yang kurindukan, selalu melekat disekitarku Kamu terus masuk dan muncul dalam pandanganku Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Selamat tinggal hari, waktu kumohon berhenti Sehingga hatiku yang membiarkanmu pergi bisa menjadi abu yang tidak merasakan sakit lagi Cintaku tidak cukup sehingga membuatmu pergi dan menanggis Jangan pernah ada dalam cinta yang menyakitkan ini lagi Air mata mengaburkan pandanganku Hatiku yang membiarkanmu pergi menjadi abu yang lebih menyakitkan lagi Selamat tinggal hari, cinta sudah hilang Mengambil semua kenangan kita Kepada seseorang, yang kucintai Hari dimana kita berpisah

More details
WpActionLinkContent Guidelines