Take Her To The Moon

Take Her To The Moon

  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing2h 14m
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 11, 2020
Sejak pertemuan yang tak disengaja siang itu, Kanya menyadari bahwa penafsiran buruk mengenai pria itu tak semuanya benar. Pria ini berbeda dari Bad Boy biasanya. Lelaki bertubuh jangkung yang berhasil memikat hati Kanya memiliki sisi misterius yang penuh dengan kejutan semakin menarik perhatian Kanya. **** Setelah mengalami berbagai macam liukan didalam hubungan romansa mereka, Adam dan Kanya berusaha untuk selalu bangkit dari keterpurukan masalah yang terjadi diantara keduanya. Mereka selalu menemukan jalan untuk kembali pulang tak perduli seberapa jauh dan seberapa sulit terjal yang ditempuh untuk kembali pada titik dimana mereka bisa kembali. Namun apakah mereka memang ditakdirkan untuk satu sama lain? apakah mereka akan selalu menemukan jalan untuk kembali? apakah mereka masih mengantongi izin Tuhan untuk tetap terus berjalan di rute yang sama?
All Rights Reserved
#94
desember
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Berpaling Dariku
  • GALEN
  • (END) Buku 2: Gadis petani sistem: Orion Sangat Memelihara Wanita Kecil Itu
  • Bumi
  • Ranjang sahabatku
  • Semesta bersama Ziva
  • Bestfriend In Love
  • KAU BAHAGIAN HIDUPKU
  • Shinjitsu No Koi

Berkahwin dengan lelaki yang dia cinta merupakan impian dalam hidup Aina. Bahagia... itu yang dia mahu bersama Benjamin. " Sampah apa yang kau bagi pada aku ni?" kasar suara Benjamin menyoal. Aina mengambil dokumen yang dilemparkan Benjamin di atas meja lalu dia membelek sekali lagi. Rasanya tiada kesilapan yang dia lakukan kerana dia telah menyemak berkali-kali sebelum menghantarnya kepada Benjamin. " Erk... ini kan dokumen yang Encik Benjamin suruh saya buat." Aina membalas perlahan. Dan dia rasa ingin menampar mulut sendiri kerana menjawab. " Ini bukan dokumen yang aku suruh kau buat tapi ini sampah! Benda macam ni patut masuk dalam tong sampah, bukan kat atas meja aku!" Benjamin membentak kuat. Namun hidupnya seakan tercampak ke dalam lembah kedukaan bila Benjamin sering menolaknya jauh dari sisi. Bertahan atau mengalah... apa yang harus dia lakukan? Dibenci suami sendiri, sanggupkah Aina bertahan di sisi Benjamin?

More details
WpActionLinkContent Guidelines