Hanya Ingin Sembuh

Hanya Ingin Sembuh

  • WpView
    Leituras 135
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Capítulos 7
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, set 9, 2019
WpInfo
Ficção
Romance
(Update setiap Senin dan Kamis) . Terkadang harapan datang semauanya, sama halnya seperti cinta. Tapi, ketika kamu sudah menemukan harapan dan cinta yang terbaik, mungkin itu yang disebut bahagia. . Jika ingin berimajinasi tentang seseorang yang ingin sembuh dari masa lalunya, coba tengok cerita ini. Cerita cinta klasik yang menggambarkan cinta di kehidupanmu! --------- Bagaimana jika seorang Chef terkenal direhabilitasi gara-gara sering menggunakan narkoba?. Ezra, seorang Chef profesional lulusan akademi Le Cordon Blue Francis yang meniti karir di negara asalnya yaitu Indonesia. Ezra adalah chef hebat, terkenal di Indonesia, tapi dia adalah seorang yang gemar mengkonsumsi narkoba. Hingga suatu ketika Ezra menyerah, dan ditinggalkan oleh orang-orang yang dicintainya. Termasuk Karin kekasih yang sangat ia cintai meninggalkannya tanpa sebab hingga Ezra sangat tidak bisa lupa terhadapnya. Namun, Ezra bertemu dengan wanita yang bisa mengembalikan hidupnya menjadi manusia yang lebih baik lagi. . Siapakah wanita itu dan apakah Ezra mampu berhenti mengkonsumsi narkoba dan mendapatkan kembali romansa cintanya juga kembali menjadi chef yang hebat? ikuti terus kisahnya hanya di HANYA INGIN SEMBUH.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • [End] Behind The Heart
  • ATHALARIQ
  • Janji Seribu Bulan ✓
  • Bittersweet love (END)
  • PERIHAL MENGIKHLASKAN
  • Dear Kiandra
  • Dokter Spesialis Mantan [ON GOING]
  • Dokter Hati di Tengah Jaga [MS 2]
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Orbit Azero

[Romance] Follow dulu, baru dibaca. Avram Gian Pradipto -Dokter dengan tingkat kegagalan operasi 0%- Wanita itu melihatku tajam. Tanpa rasa terkejut, maupun cemas. Sebaliknya, ia balik tersenyum dan menunjukkan raut lega. Lalu pelan, bibirnya mulai berucap, "Tidak, terima kasih. Tapi, aku tidak ingin sembuh. Jadi, dok ... biarkan aku tetap sakit dan meninggal pada akhirnya." Galiya Mira Tabitha -Pasien dengan tingkat keinginan mati 100%- Pria itu melihatku bingung. Penuh rasa khawatir dan takut. Ia bertindak seakan dirinya adalah pasien dan aku sebagai dokternya. Lalu cepat, suaranya mulai kembali terdengar, "Saya tidak mengerti. Kenapa ... kenapa kamu bisa memiliki pikiran seperti itu? Kematian bukan sesuatu yang mudah. Dan saya ... saya tidak akan membiarkan kamu untuk meninggal. Tidak akan pernah." Bagaimana jadinya, jika seorang dokter yang selalu ingin menyelamatkan nyawa seseorang, bertemu dengan pasien yang tidak ingin diselamatkan? Akankah tercipta sebuah pengertian? Atau justru membentuk sebuah akhir menyedihkan?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo