Warna Duka.

Warna Duka.

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2019
WpInfo
Poetry
Setiap duka memiliki warna, entah ditorehkan sebagai darah ataupun tinta hitam pada kanvas putih. Duka tak melulu perihal luka, Jika kita mau belajar darinya. [ book ini berisi puisi random dengan alur yang berbeda di setiap bagian, tetapi mencakup satu tema, duka. ] © Nuansa Arunika
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rindu
  • RANO [ PRE ORDER ]
  • Struggled
  • 𝐅𝐑𝐈𝐄𝐍𝐃𝐙𝐎𝐍𝐄 𝟐 [𝐄𝐍𝐃]
  • Elegi Roman Remaja
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Story of Blue - Kemana Lagi Kamu Berlayar Kali Ini? (Poetry)
  • Terlanjur Sakit [ E N D ]
  • Sunyi Hati Hampa Semesta
  • Barisan Penyesalan
Rindu

Maaf.." Hanya kata itu yang bisa Dimas ucapkan Rindu pun hanya diam, dia tidak mau bicara sama sekali dengan cowok jangkung yang duduk di sebelah nya ini "Maaf in gue, gue... gue.. engga sengaja" Dimas mulai menunjukkan wajah sendu nya, penuh rasa bersalah yang mendalam Rindu menutup telinga dengan kedua tangan nya sambil menundukkan kepala ke bawah Sama sekali tidak mau mendengar apa-apa lagi, rindu merasa jijik dan merasa kotor jika dekat Dimas saat ini, rasa trauma itu terus mengguncang jiwa nya "Lo kenapa?" Tak ada sahutan apa-apa dari rindu, hingga tiba-tiba tubuh rindu jatuh lemas menghantam bagian depan mobil Dimas pun kaget dan langsung menepikan mobil nya "Hey .. lo kenapa?" Dimas menepuk-nepuk pipi rindu pelan berusaha menyadarkan rindu yang tiba-tiba pingsan "Rindu" {banyak konflik yang terus bergulir, rindu pun bertemu dengan seorang laki-laki selain dimas yang tiba-tiba hadir dalam hari-hari nya. Mampukah rindu meraih kebahagiaan nya?????}

More details
WpActionLinkContent Guidelines