Cabang Rindu

Cabang Rindu

  • WpView
    Reads 152
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue bersyukur pernah ada lo di hidup gue Rindu ,Andai waktu bisa diulang kenangan bersama lo yang akan selalu gue kenang" Yandi sedang memandang foto Rindu saat ini sambil menatap langit biru yang luas membentang dihadapannya yang sedang berbaring di tanah. Mengingatmu hanyalah luka yang telah sembuh tapi terbuka kembali karena waktu yang terpaksa mengikis jarak yang harusnya tidak ada. Sebuah kalimat sederhana semoga kalian suka Readers❣️♡✨ For Readers: Disarankan berumur 11 tahun ke atas karena terdapat beberapa kekerasan di beberapa bagian JANGAN DITIRU YAAAAA! jangan lupa juga untuk di VOTE karena itu sangat berharga buat author hehe.. follow juga akun authoryaa Di ig:@Intanka27 Lanjuttt
All Rights Reserved
#424
sahabatsejati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Your Home [COMPLETE]
  • Senyum Untuk Luka (End)
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • Dear Louisa (END)
  • Resilience
  • Javas Drexzer [END]
  • SKY TRAPPED [END]
  • Nada & Luka (THE END)
  • BIMANTARA [END]✔
  • Rannia√

"I miss the old you, about home." ____ Mereka selalu berkata tidak ada tempat yang jauh lebih baik dibandingkan rumah, hanya berada di rumah kamu bisa menjadi dirimu yang sesungguhnya tanpa harus mengenakan topeng yang begitu banyak. Namun tidak bagi seorang Radin Anggana. Murid baru dengan pandangan teduhnya yang selalu saja berkutat dengan perasaan dan pikirannya. Rumah baginya bukanlah tempat yang menyenangkan, melainkan suatu tempat yang selalu menyimpan memori menyakitkan. Ya, hingga dirinya dipertemukan dengan tiga orang di dalam hidupnya. Seorang gadis dengan sayatan di lengannya, lalu laki-laki yang selalu menatapnya sinis, dan laki-laki yang tidak bisa hidup sendiri. ____ "Gue pengen pulang dalam artian yang sesungguhnya, bukan seperti ini." -Radin Anggana- "Pulang ke rumah bagi gue itu adalah hal paling mengerikan, sama seperti halnya hidup dalam kesendirian dan kegelapan." -Dhei Pradipta- "Jika orang yang kesepian dikumpul menjadi satu, apa mungkin mereka tidak lagi merasa kesepian?" -Dimas Rayana- "Kalianlah alasanku untuk pulang. Seandainya suatu hari nanti kita pergi dan tidak saling bertemu satu sama lain lagi, setidaknya aku tidak akan pernah menyesal pernah mengukir kenangan itu di dalam memori" -Rein Yashiaka- _____ #928 fiksi remaja (01.03.20) #783 fiksi remaja (06.05.20)

More details
WpActionLinkContent Guidelines