MELODY

MELODY

  • WpView
    Reads 1,415
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 25, 2019
Melody si gadis polos yang tidak mengerti apa apa selain mata pelajaran disekolahnya. Siapa sangka bahwa dari wajah polosnya itu menyimpan banyak sekali masalah. Masalah yang selalu menghampirinya seakan tidak mau tertinggal saat Melody berjalan pergi. Namun jika ditanya soal percintaan, Melody terlalu polos dan lugu, dirinya pernah dipatahkan saat ia mencoba mencintai sahabatnya sendiri. Fatal memang tapi perasaan siapa yang tahu bukan ? Namun dirinya tetaplah wanita yang berprasaan lemah. Melody bahkan tidak pernah menyadari keberadaan orang yang selama ini menyukainnya. . . . Jadi apakah Melody akan mengetahui siapa orang yang selama ini menyukainnya ? Kapan ? Apa jika Melody mengetahuinya hatinya tidak akan dipatahkan lagi ? Entahlah Senin, 15 Juli 2019
All Rights Reserved
#39
melody
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Retrouvailles
  • AYKA
  • Where The Feelings
  • USIA 18 [END]
  • 💦AFTER RAIN💦 (TAMAT)
  • LEZO✔
  • LEEANKA | COMPLETED
  • EKSPEKTASI
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • The Cool BadBoy (REVISI)

Samuel menyimpan terlalu banyak luka. Papanya berselingkuh. Mamanya memilih mengakhiri hidup. Saat dewasa, ia dipaksa tunduk pada tuntutan dan perjodohan yang tak pernah ia inginkan. Lalu datang Lyodra. Siswi baru yang diam-diam menyimpan satu fakta paling menyakitkan dalam hidup Samuel: dia adalah anak dari perempuan yang menghancurkan keluarganya. Dan dari situlah semuanya dimulai-kekacauan, luka-luka lama yang terbuka lagi, hingga pilihan-pilihan pahit yang harus diambil. Dendam membuat Samuel mendekat. Tapi rasa bersalah justru tumbuh bersamaan dengan rasa lain yang tak ia pahami. Semuanya semakin rumit saat Lyodra menunjukkan dua garis merah di testpack miliknya. "Lo hamil, kan?" tanya Samuel. Lyodra tak sanggup menjawab, hanya menatap nanar testpack di pangkuannya-benda yang seharusnya sudah ia buang sejak dulu. Tapi hasilnya tetap sama. Masih ada kehidupan kecil di dalam dirinya. "Gugurin," ucap Samuel dingin. "Gue punya kenalan dokter. Besok sepulang sekolah kita ke sana."

More details
WpActionLinkContent Guidelines