Story cover for All About Me by IrinaWijaya
All About Me
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Complete, First published Jul 31, 2019
Disini aku akan bercerita mengenai diriku sendiri.
Aku dilahirkan dalam keluarga yang sederhana.
Keseharianku berjalan seperti biasa layaknya anak anak lainnya.
Sampai pada suatu hari saat aku ingin tidur pada malam itu, antara sadar fan tidak sadar aku melihat seorang anak kecil gundul keluar dari tembok kamarku. 
Sesaat aku terkejut tapi setelah aku melihat anak itu ia berkata" Aku ingin ikut kamu"
Tapi aku tidak menjawabnya karena aku bingung.
Lalu ia berkata lagi" Tidak sulit memeliharaku aku hanya minta YUYU.
Yuyu adalah binatang sejenis kepiting tapi ia hidup di air tawar.
Tapi tidak bisa dimakan.


Tunggu ya cerita aku dalam chapter selanjutnya.

Jangan lupa vote ya
All Rights Reserved
Sign up to add All About Me to your library and receive updates
or
#38sixsense
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
NOIR [SUDAH TERBIT] cover
INDIGO PAIR 2 cover
Anastasia cover
SITUATION [COMPLETED] cover
Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat ) cover
Inferno! cover
DN [END] cover
Penguasa Alam Ghaib cover
INDIGO cover

NOIR [SUDAH TERBIT]

21 parts Complete

[NOIR #1] - [SUDAH DITERBITKAN OLEH FRENDZUKZEZ PUBLISHER! SEBAGIAN ISI BAB TELAH DIHAPUS!] - Mereka mengejarku. Mereka berniat memangsaku, entah karena apa. Lima tahun lalu, langit kota Bogor terbelah. Lima tahun lalu, aku menyaksikan monster-monster itu turun dari langit. Lima tahun lalu pula, aku menjadi satu-satunya anak yang selamat. Sejak insiden langit yang terbelah itu, aku bisa melihat mereka. Makhluk-makhluk itu ada di mana-mana dan terus memakan manusia. Sayangnya, tidak peduli apa yang aku jelaskan, tidak pernah ada yang percaya. Mereka malah menganggapku gila. Karena hanya aku yang bisa melihat mereka, orang-orang mengira makhluk-mkahluk itu hanya ada dalam kepalaku. Namun pemuda itu berbeda. Dia bisa melihat makhluk-makhluk itu sama sepertiku, bahkan bisa membunuh mereka dengan sangat mudah. Yang membuatku tak habis pikir, pemuda ini, pemuda yang bisa membunuh monster-monster itu dalam satu kali tebasan, ternyata tak lebih dari seorang tunanetra. Di bawah suara kepakan sayap dan jatuhnya bulu-bulu berwarna hitam sepekat malam, kami berdua dipertemukan oleh garis takdir yang terhubung oleh tragedi.