SOMETHING ABOUT ME AND MY BRAIN

SOMETHING ABOUT ME AND MY BRAIN

  • WpView
    Dibaca 92
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 12, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
Lu tahu gak si jadi orang minoritas itu gak enak? Bukannya gue keturunan Cina, tapi gue keturunan LGBT. Gak keturunan sih, ini tiba-tiba muncul gitu aja. Keluarga gue semuanya normal. Waktu itu, Mas Bayu, orang Tegal yang pindah ke kampung gue, lagi ngerenov rumahnya. Dia keliatan basah karena keringetnya yang ngucur darimana-mana. Entah kenapa itu bikin dia keliatan lebih laki-laki. Gue sadar betul, gue juga laki-laki, tapi kok gue mengagumi Mas Bayu yang lagi keringetan. Aneh. Sumpah aneh. Gue gak pernah ngerasain hal itu sebelumnya. Perasaan yang akan membawa gue pada sesuatu yang ternyata sangat menyayat hati. Note: Cerita ini hanya fiksi. Keep Calm and Peace.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Mas! || ThomasKong✔
  • It HURTS
  • Tentang Waktu (End)
  • Forbidden Love
  • Terbiasa Sakit Hati
  • Semesta (offGun)
  • Abimana Si Musang [BL] (lengkap)

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan