Seikhlas Hujan

Seikhlas Hujan

  • WpView
    Reads 375
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 15, 2019
Kisah cintaku layaknya hujan Ia tak pernah jera jatuh ke bumi namun tak sekalipun mengutarakan rasa sakitnya Ia tetap membasahi bumi walau terkadang hadirnya tak diharapkan Ia memberikan kesejukan walau kadang makian yang ia dapatkan Ia menyirami tanaman agar tetap hidup walau tak jarang cacian yang dihadirkan Biarkan cinta ini menjadi perbincangan indahku dengan Tuhan Saat aku memilih mencintaimu dalam diam Maka aku tak punya pilihan selain mengutarakannya melalui doa Saat aku memilih mencintaimu dalam diam Maka aku harus siap merasakan pedihnya sebuah pengharapan Saat aku memilih mencintaimu dalam diam Maka aku harus rela saat kau temukan kebahagiaanmu Saat aku memilih mencintaimu dalam diam Maka aku harus bisa mencintai kehilangan Saat aku memilih mencintaimu dalam diam Maka aku harus sabar menanti takdir Tuhan entah sampai kapan - Aisya Razana Shakila Afsheen -
All Rights Reserved
#717
hujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dipertemukan, lalu dihalalkan
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Astagfirullah, Sabrina! (TERBIT)
  • FAR (Saat Kau meninggalkanku)
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Simfoni Takdir ✔
  • Love Till Jannah [END]
  • Masya Allah Zaujati || Cinta Dalam Doa [ END ]
  • KEKASIH HATI

"Sekarang keputusan ada dikamu syah, kamu pilih aku atau dia!" jawabnya dengan nada yang sedikit meninggi. Aku hanya diam tidak bisa berkata apa-apa. Entah kenapa lidahku kelu untuk mengatakannya. Aku memilihmu, bukan dia. Aku hanya ingin dirimu. Kita dipertemukan bukan dengan sia-sia. Aku sungguh mencintaimu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines