AND I

AND I

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 5, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Ini adalah serpihan kaca peristiwa yang kurangkai sedemikan rupa sehingga menjadi sebuah jendela kehidupan yang kutuang dalam bentuk tulisan. Dan akulah Sang pemeran utama. Ya, dalam cerita ini. Kisahku sendiri. Cerita ini berawal dari tahun 2011. Dimana aku masih berada di lingkungan sekolah dasar, lebih tepatnya kelas empat. Namun, ditahun ini ada seorang laki-laki yang mendekatiku. Aku yang masih polos, belum mengerti apa itu skin care, Tidak tahu rasa dan aroma dari bubuk cinta yang sering dicicipi oleh para remaja dan tak tahu menahu sesakit apa patah hati itu, seperti patah tulangkah? Aku bahkan tak tau harus bagaimana mengakhiri cerita ini. Entah akhirnya aku bisa bersanding dengan Dia? Atau bersanding dengan Dia yang lain.
All Rights Reserved
#116
sd
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gula - Gula
  • Hati yang Membingungkan
  • He is not My Best Friend (End)
  • Hope Was My Mistake
  • semesta membatu
  • It HURTS
  • Aira
  • ReinSheria [COMPLETED]

Teman-teman sekelasnya mengharapkan senior year SMA mereka begitu meriah, penuh kejutan, kesenangan, dan tentu saja romansa. Lain halnya dengan Xaqila. Ia hanya berharap bisa melewati tahun terakhirnya dengan tenang, diterima di universitas impian, tanpa drama. Lagi pula, apa sih yang bisa diharapkan gadis muda penderita diabetes seperti dirinya? Jangankan romansa, dia bersyukur kalau masih punya sahabat yang setia menjaga rahasia penyakitnya agar dia tidak dianggap invalid. Lebih baik berlindung pada alasan bulimia kala pertanyaan mendera soal kenapa kotak makan siangnya nampak terlalu sehat, kenapa dia selalu mengecek akg di balik kemasan makanan minimarket, dan kenapa dia nyaris selalu bermusuhan pada segala hal yang berbau manis. Rasa manis bukan satu-satunya hal terlarang dalam hidupnya. Rasa sukanya pada Aarav juga terlarang. Lebih karena mereka sudah berteman selama rasa suka Xaqila pada cowok itu. Namun, semenjak Xaqila mengenal rasa manis yang berhasil dicecapnya selain dari makanan, pendiriannya mulai goyah. Rasa manis yang berhasil ia curi dari ciuman Aarav, dan sejak itu dia tahu takkan sanggup menyimpan perasaannya lebih lama. #ColorfulDaysofAprilChallenge

More details
WpActionLinkContent Guidelines