Senja Untuk Aleta

Senja Untuk Aleta

  • WpView
    Reads 98
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 6, 2020
Aku benci senja. Saat senja, semuanya terbayang, semua yang aku lakukan bersamanya. Bayangan itu seperti pembunuh bagiku yang mengikuti ku dan siap kapan saja mengambil ruh ini. Aku rindu senja. Setiap kali aku melihatnya, rasa ini selalu mendorongku untuk merindukannya, merindukan yang telah hilang bersama Mentari dibalik gunung. Aku Cinta senja. Ternyata Tuhan Maha adil, dia datang dengan senyuman yang tak aku kira untukku. Dia hadirkan kembali Mentari dibalik awan hitam yang selama ini aku rasakan. Dia kembalikan senja padaku dengan senyumannya. NB : updatenya tidak tentu, tergantung authornya gimana moodnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Keluarga di Ujung Senja
  • Fajar & Senja
  • KEPERGIAN SENJA
  • Senja dan Langitnya
  • Senja
  • Restu Tuhan
  • Senja dan Jingga
  • Bagaskara (Tamat)
  • Forskel (BERAKHIR)
  • Penjara suci

Di sudut kota yang tenang, di mana waktu seakan berhenti, terdapat sebuah rumah sederhana yang dikelilingi oleh kebun penuh bunga. Di situlah Amara, seorang gadis remaja, menghabiskan harinya. Setiap sore, saat matahari mulai merunduk di balik horizon, ia akan duduk di teras, menyaksikan keindahan langit yang berubah warna. Senja menjadi waktu istimewa baginya, di mana ia merasa terhubung dengan keluarganya. Keluarga Amara terdiri dari tiga jiwa yang saling melengkapi: Mama yang selalu bijak dengan nasihatnya dan Papa yang penuh semangat dan humor. Dalam kebersamaan mereka, Amara mulai merasakan ketegangan yang tak terlihat-perubahan yang perlahan mengubah dinamika keluarga mereka. Dalam perjalanan menjelajahi cinta dan kehilangan, Amara menyadari bahwa setiap senja menyimpan cerita yang menunggu untuk diungkapkan. Ketika langit kelabu berhiaskan kilauan bintang, Amara bertekad untuk menemukan makna sejati dari ikatan keluarganya. Di ujung senja, setiap detik berharga menjadi pengingat akan cinta yang takkan pernah pudar, meski badai menghadang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines