DarZha
  • WpView
    LETTURE 846
  • WpVote
    Voti 163
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, apr 25, 2025
"ONTA! BALIKIN PERMEN KARET GUE!" Teriakan cewek dengan name tag Zhara Anindita Manggala dapat memekakkan telinga bagi siapa saja yang mendengarnya. "YOUR HEAD. Gue punya nama kali. Bonyok gue udah adain syukuran waktu umur gue tujuh hari." Tandas seorang cowok dengan iris berwarna coklat. "Gak nanya, wlee," ucap Zhara sambil menjulurkan lidahnya. "Kampret!" "BURUAN BALIKIN PERMEN NYA. GUE UDAH CAPEK NGEJAR. DARREL!" Emosinya sudah di luar ubun-ubun. Yaps. Mereka sedang main kucing-kucingan di lapangan sekolah. Seantero sekolah banyak yang liat tontonan gratis. Khususnya kaum hawa. Siapa sih yang nggak kenal sama Darrel. Darrel Aldric Pranaja. Seorang most wanted boy di SMA Fotosfer. Memiliki daya pikat sendiri dengan anugerah Tuhan, dia memiliki manik hazel berwarna coklat terang. Ini adalah kejadian yang lumrah bahkan sudah biasa. Zhara adalah sahabat Darrel sejak di bangku kanak-kanak. Ditambah sikap Darrel berbeda 180 derajat jika sedang bersama Zhara. Jarang ada kata cuek, dingin, dan pemaksa. Sikap yang berbeda kepada Zhara justru semakin banyak yang iri dan benci. Darrel tidak tau dibalik sikapnya ada ancaman besar untuk Zhara. Apa ancaman besar nya? *** WARNING ➡ 15+ (Banyak umpatan kasar). Jangan lupa simpan di library kalian ya😄😄 Selamat menikmati kisah DarZha. Published on 1 September 2019
Tutti i diritti riservati
#118
darrel
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • (✔) Save Me Please!!
  • ANARAN
  • Cerita Si Kembar [TAMAT]
  • Sharena [Completed]
  • ADYRGA [On going]
  • DIZAH (Dika & Zahra) [END]✔
  • Ice prince vs bad girls ( Sudah Terbit)
  • It's Me

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti