Boy With Luv!

Boy With Luv!

  • WpView
    Reads 189
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 3, 2020
Kirishima Touka benar-benar muak akan sikap Kaneki Ken. Pemuda itu semaunya. Mengganti pacar semudah mengganti pakaian, hobinya mempermainkan perasaan wanita, lagi...bagi Touka dia cuma laki-laki yang...sok tampan? Tapi bagaimana jika sikap Touka yang membencinya justru malah membuat Kaneki semakin gencar mengejarnya? Taruhan itu pun terjadi, tentang siapa yang akan jatuh duluan dalam permainannya, tentang siapa yang akan melukai siapa. Sampai keduanya sadar, bahwa cinta bukanlah sesuatu yang bisa dipaksakan endingnya. Dan Kaneki Ken mendapatkan karmanya. [BAD KANEKI BLACK VER!] Kaneki X Touka Fanfic ini out of story, mereka bukanlah Ghoul di dalam cerita ini. Selamat membaca!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • White Apple (Kaneki x Reader)
  • Different Heroine || Tokyo Ghoul:re x Reader
  • Come Away With Me
  • PRETTY GIRL [ tokyorevengers x readers] End.
  • The King
  • (WHEN)I WAS KING [THE END]
  • My L♡vely School ♪END♪
  • Dream
  • takemichi harem
  • Lily

Kusajishi Akina adalah anak dari Kusajishi Hiro dan Kusajishi Kikuno. Kikuno meninggal karena kanker, maka dari itu Hiro menikah lagi dengan wanita lain. Namun Akina tetap tidak mau mengakui wanita baru itu sebagai ibunya dan menetap di rumah lamanya yang bergaya jepang jaman dahulu. Ia menyelamatkan seorang laki-laki bernama Kaneki Ken. Semakin mengenal laki-laki tersebut, semakin berkembanglah rasa suka terhadapanya, begitu pun Kaneki terhadap Akina. Namun ketika mengetahui Kaneki seorang ghoul, Akina tidak mengurangi rasa sukanya, tetapi ia merasa menderita karena ayahnya-lah yang membantu proses membuat Kaneki menjadi ghoul. "Apakah kau menginginkan aku berubah menjadi manusia lagi?" "Tidak." aku menggeleng. "Aku hanya ingin kau tahu bahwa kau selalu mempunyai tempat untuk pulang."

More details
WpActionLinkContent Guidelines