TOO COLD TO HOLD YOU
Dia bukan tipe yang bisa diselamatkan.
Dunia tempatnya berdiri terlalu dingin untuk disentuh siapa pun
penuh luka, rahasia, dan dosa yang bahkan ia sendiri sudah berhenti mencoba menebusnya.
Tatapannya tajam, suaranya datar, setiap langkahnya membawa ancaman.
Semua orang tahu, mendekatinya bukan pilihan yang bijak.
Tapi gadis itu...
gadis yang datang dengan tawa ringan dan senyum yang hangat,
tak pernah tahu cara berhenti menyalakan cahaya di tengah kegelapan.
Dia ceroboh. Terlalu lembut untuk dunia sekejam ini.
Namun entah kenapa, justru kelemahannya itu yang membuat sang mahasiswi tak bisa berpaling.
Perlahan, sesuatu di dalam dirinya yang beku mulai retak.
Tapi kehangatan itu bukan penyelamat - ia racun yang manis.
Sebab setiap senyum, setiap sentuhan,
membawanya makin jauh dari ketenangan yang selama ini ia pertahankan.
"She was never supposed to get close. But warmth has a way of finding the cold... even when it burns."