Secret Beetwee Us

Secret Beetwee Us

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
"Ra Lo yakin bakal nutupi rahasia ini dari Dafa" Kata Vivi menyakinkan Clara "Iya gue yakin,ada saatnya Dafa untuk tau rahasia ini tapi kali ini gak dan gue mohon sama kalian berdua jaga rapat rapat rahasia ini,gue yakin kalian gak bakal bongkar rahasia ini" "Tapi Ra kenapa sih Lo gak berterus terang aja sama Dafa" "Gue gak mau Dafa khawatir sama gue ci" "Ya Allah ra Dafa tuh udah pernah nyakitin Lo tapi Lo masih aja khawatir dia" Clara hanya tersenyum "Ya udah kalo gitu gue pamit yah" Clara pun pergi dari caffe itu Siapakah Dafa itu.?dan Akankah Clara terus menutupi rahasia itu dari Dafa? Atau bahkan temannya yang memberi tau rahasia itu kepada Dafa? Dan sebenarnya rahasia apa sih yang ditutupi Clara dari Dafa? Temukan jawabannya DI SINI!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • F A K E ? [End]
  • Clara's Life
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Hope You Know
  • Dia Adalah Kakak Kelasku
  • Whisper of St. Eclaire
  • Persona
  • Andara(completed)
  • Different [Completed]
  • Rahasia Kita [END]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

More details
WpActionLinkContent Guidelines