ANINDIA
  • WpView
    Reads 2,444
  • WpVote
    Votes 191
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 18, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
BUDAYAKAN VOTE SETELAH MEMBACA!!! ___________________________________________ "Bangke lo... kualat sama gue baru tau rasa lo" Anin membersihkan roknya yang kotor akibat jatuh tadi. "Nama gue Azka woy, 'AZKA SYAHREZA' cowok terkece di dunia...Bukan BANGKE!!!..enak aja" ujar Azka membanggaka diri. Ya itu Azka playboy cap kadal yang tersesat dibumi manusia, dan bersekolah di HERMAWAN HIGH SCHOOL , sekolah yang sama dengan Anin. "Gw gak nanya!!!" jawab Anin ketus. "Anindia Syakira? nama lo??" tanya Azka setelah membaca name tag di seragam yang dikenakan Anin. "Bukan!! Nama nenek gue! udahlah ribet ngomong sama lo... minggir! " Anin langsung pergi menuju kelasnya. "Nama yg bagus, tapi orangnya... Hisshh.... kek nenek lampir" Azka bergidik dan kemudian berlalu pergi menuju kelasnya. Yang mau tau kelajutannya... Bisa + kan cerita ini ke library anda, Jangan malu jangan segan buat nge-vote atau comment yaa!!!
All Rights Reserved
#48
anaksekolahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • BULLSHIT [REVISI]
  • YOU ARE MINE [END]
  • Numbness (selesai)
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • ANARAN
  • AYKA
  • Gone(✔)🔚
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • Evando&Seraphine [END]

#1-wattpad (20 juli 2020) "Ezhar--lo mau gak jadi pacar gue." Menggunakan pengeras suara Sifa berbicara di tengah lapangan sekolah menghampiri Ezhar yang tengah bermain basket. "Lo gila?" Bisik Ezhar, tatapan nya sudah tajam pada Sifa. "Lo bukan tipe cowok yang bakalan mempermalukan cewek di depan semua orang kan?" "Iya, kecuali lo gue gak peduli semalu apapun lo." Tegas Ezhar sudah ingin bergerak ke pinggir lapangan. "Zhar." Lirih Sifa putus asa memegang lengan Ezhar. Ezhar menghela nafas, ia kalah saat melihat mata Sifa yang memohon padanya. "Gue terima." Dia berbicara menggunakan pengeras suara yang dipegang Sifa. Setelah itu Ezhar membawa Sifa ke pinggir lapang, dengan sorakan riuh semua siswa yang melihat kejadian tadi. Tidak peduli sekeras apapun perjuangan dan usahanya, dia masih sangat tak terbayang bahwa hidupnya begitu malang. Untuk melepaskan diri dari situasi buruk, dia sangat membutuhkan kesempatan besar dalam hidupnya. Ketika putus asa menghampiri, satu kata yang terbesit yaitu nekat. #Mencari jalan keluar dari semua kesulitan. #Desperate #terimakasih telah lahir di dunia ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines