Tuan Rumah (towards a novel)

Tuan Rumah (towards a novel)

  • WpView
    LẦN ĐỌC 987
  • WpVote
    Lượt bình chọn 52
  • WpPart
    Chương 7
WpMetadataReadTrưởng thànhĐang sáng tác16m
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối Thứ 4, thg 7 1, 2020
✅ Naskah Puisi-puisinya telah di bukukan tahun 2019 Menjadi manusia (yang seharusnya) dinamis, tentu ada moment hidup yang ingin selalu kita rawat dalam kenangan. Kemudian menjadi kobaran semangat saat melalui berbagai persoalan dan tantangan. Atau setidaknya, akan membuat kita tersenyum geli di satu kesempatan. Tulisan, rupanya mulai berperan dalam hal itu pada diri saya. Huruf-hurufnya tumbuh dari keresahan. Kata per-katanya muncul dari pergulatan batin. Dan penggambaran penuh atas kegaduhan yang ada di kepala dan hati, akan hidup menjadi kalimat utuh. Sebagai wakil dari apa yang ingin kita sampaikan, tulisan kadang tak sependapat dengan empunya. Sejak tulisan merengkuh di pelukan pembaca, kadang ia tertuai sebagai makna yang berbeda. Dan itu bukan masalah besar. Karena realita pembaca terkadang sangat tepat dalam menerka jawaban pada tulisan kita atas pertanyaannya sendiri. Berporos pada penjelasan Eyang Sapardi Djoko Damono bahwa, puisi yang bagus adalah puisi yang mudah dibaca, maka tak ada lagi ungkapan: "aku tak bisa menulis puisi". Saya yakin semua bisa. Karena bekal utama seorang penulis, adalah berani menuliskan kalimat pertamanya. Bagi saya, yang masih baru saja senang menulis puisi, puisi adalah dunia lain. Tempat saya menaruh penat saat fikiran ingin mengumpat. Ruang paling sunyi kala bisingnya hati. Dan berpuisi adalah ketenangan-kesenangan. Maka, tidak peduli apakah puisi yang saya buat indah atau tidak, yang saya lakukan hanya terus menuliskan apa yang ingin saya tulis. Masalah pembaca menilainya indah, ya Alhamdulillah. Ada yang tidak suka, ya biasa saja. Dan Tuan Rumah, adalah satu dari banyak cara saya merelakan sesuatu, mengungkapkan sesuatu. Merekam perjalanan panjang dengan kalimat seadanya.
Creative Commons (CC) Ghi nhận
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • 𝐈𝐒𝐇𝐐 𝐈𝐒 𝐑𝐈𝐒𝐊
  • My Possessive Lover [MPL]
  • Promises That We will Keep
  • ♤Alice Voltaire's Journal♤《PART ONE》{Previously "A Nekomimi's Diary"}
  • Sequel: The Villainess Wants to Runaway
  • Unknowingly yours
  • For His Frozen Heart...
  • Tsunami
  • Radheya-Priya Vrushali Padmavati: Soul-mate of a Surya Putra (Karna Series 2)

"Gadhey ke bachey andhey ho kya?" "Do you know who I am?" "Abhi toh bola gadhey ke bachey!!" "Mujhse panga bhari padega" "Aur mujhse toh jaise halka padega" You !! You!! *Nishchay Singhania, one of the biggest CEO of the INDIA +mafia, cold, rude.* On the other way, there is *Pratiksha oberoi* A teacher and the clumsiest girl ever, extrovert, kind and straightforward, always ready to fight. "Oh hello mister, I told you that I love you why are you not accepting." "Bhai ajeeb pagal ladki ho mai pyar nahi karta tumse fir bhi peeche padi ho" "Tumhe toh mai btaungi time ane do" *Sakshi kapoor, the modalist of India, rude, full of attitude but kind.* Where as *Chandan Singhania* CEO + mafia, who is funny, and extrovert. "Mai nahi karti tumse pyar" "Tum karti ho" "Mai nahi karti" "Tumhari ankhon me dikh ra" *Aparajita Sharma* , Doctor, so much shy, introvert. Where as, *Amogh Singhania* as funny like his younger brother chandan. CEO + mafia. What will happen when the 3 girl bestfriends will meet 3 brothers? Their different personalities, different opinions, sab kuch alag even soch bhi!! Fir kya hoga unke sath?Zameen garzenge? Zameen se barish hogi? Badal ghisak jayega? Suraj safed aur chand narangi ho jayega? Logon ke kidney ke dhadkan badh jayenge? You'll know after reading the story..there are so many love stories in this one story so make sure to read this one👉🏻👈🏻✨

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn