Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
kusut
  • WpView
    LECTURES 118
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., août 23, 2019
WpInfo
Poésie
Mots-cléspuisi
Namum. Bantu aku lupa Aku menyerah atas semua doaku namun dalam rebah masih saja ku temui ingatan tentangmu yang masih basah. Namun aku juga ragu apa kau masih langitkan namaku seperti dulu. Pada malam aku berkawan di tengahnya hatiku berawan. Ayolah! kelabu tak terlalu cocok untukku. Aku ingin itu warna rona pipi mu saat menatap ku. Aku ingin itu hangat peluk mu saat ku bermanja di sisimu. Aku ingin itu jari-jari lembut saat kau merangkul ku. Baiklah aku akan coba akhiri ini Dengan terlelap namun lagi?, sial! di mimpi, kau masih terlihat. Dengan satu dua bulan kita bersama namun tentang mu masih ku ingat setiap harinya. Ada yang bisa bantu aku lupa?
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Maybe It's You(?)
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • We Found Another Love [Completed]
  • Jatuh Cinta Diam-Diam
  • Disturbances (End)
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • • EUTANASIA •
  • Printemps
  • PUISI UNTUK BUNDA

Sudah hampir dua tahun lamanya ini aku menyimpan semuanya tentangmu. Semua tentang perasaan ini dan semua hal yang aku rasakan selama ini kepadamu. Bahkan aku masih menyimpannya dengan sangat rapi. Walau sebenarnya sudah dari dulu aku ingin sekali mengungkapkan semua perasaan ini dan mengakhiri semuanya, namun sampai detik ini rasanya lidahku masih sangat kaku untuk mengungapkan semuanya. Dan hari ini, mungkin mulai hari ini seterusnya aku tak akan bisa lagi memandangmu dari kejauhan dan mengagumimu lagi dari kejauhan sejauh mata ini memandangmu. Jujur saja, aku tak ingin semua itu terjadi begitu saja. Dan aku juga tak ingin kisah ini berakhir hanya sampai saat ini saja setelah aku mempunyai rasa nyaman kepadamu. Yang aku inginkan, kisah ini terus berlanjut sampai kita mengetahui diri kita satu sama lain. Namun aku kembali sadar, kalau kamu tak akan bisa menjadi seperti apa yang selalu aku harapkan dan aku inginkan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu