REVENGE : 2099

REVENGE : 2099

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 14, 2022
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Almanda seorang wanita pembunuh bayaran yang hanya memiliki satu tujuan dihidupnya yaitu balas dendam harus berubah setelah seorang pria setengah robot-manusia yang ditemukannya ditempat pembuangan mengungkapkan misteri masa lalu dari dunianya yang ditutup rapat sekaligus mengungkapkan jati dirinya dan juga kebenaran dibalik kematian keluarganya. Setiap nyawa yang berdetak disetiap sudut dunia yang sangat ia benci diseluruh hidupnya mulai sekarang menjadi tanggung jawab dan beban yang harus dipikulnya. Bisakah ia bertarung demi kebenaran, melawan kenyataan, rasa sakit, kepahitan yang tertinggal dan cinta yang baru ditemuinya? -Aku hidup dalam dendam dan dunia yang diselimuti oleh gelapnya. Aku Almanda berjanji tidak akan pernah berhenti sebelum aku menuntaskannya-
All Rights Reserved
#962
masadepan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE HEART (The Perfect Feeling) [COMPLETE]
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • ANTIROM: The Marionette ✓
  • Arion (End)
  • BERJUANG MELAWAN TAKDIR
  • A Frozen Flower (TAMAT)
  • Jerat

"Kaysen, kau sedang apa?" Dari balik layar tipis itu, Kaysen tampak mengalihkan pandangan kepada Celosia yang datang membawa tanya, memasuki ruangan dan melangkah perlahan mendekatinya. Lelaki itu tersenyum hangat lalu bertopang dagu dengan kedua tangannya yang berjalinan. "Kemari. Aku sedang mengembangkan teknologi teleportasi agar bisa membawa kita ke masa depan," jelasnya dengan tak melepaskan tatapan hingga perempuan itu tiba di sampingnya. Dengan tak sabar, Kaysen menarik pinggang perempuan itu hingga terjatuh duduk dalam pangkuannya. Celosia terkesiap, meski begitu, mau tak mau ia berpegangan pada kerah jas lelaki itu dan duduk dengan kaku. "Teleportasi masa ... depan? Untuk apa?" Celosia bertanya dengan ekspresi ingin tahu. Lelaki itu tersenyum menggoda. "Agar aku bisa membawamu ke masa depan dan meyakinkan dirimu bahwa kita nanti akan bersama sampai tua," ujarnya sembari mendaratkan kecupan ringan di pelipis Celosia yang membuat wajah perempuan itu tampak tersipu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines