Bersua Dengan Air Mata ( Update Bab 4)

Bersua Dengan Air Mata ( Update Bab 4)

  • WpView
    Reads 67
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 12, 2019
*Prolog* Bagiku, Menjadi bagian hidup mu adalah hal yang terpenting, tentang merasakan, melakukan, menikmati,menjalin bersama sama. Tapi hal itu tidak akan pernah ku gapai , Kau yang senang dengan mempermainkan perasaan ku, memutar mutar alunan jiwaku, retak dan pecah oleh tingkah laku mu, sengaja kau buat, tanpa ada rasa untuk memperbaiki nya kembali. Bagimu, Aku hanyalah serpihan debu yang yang sebenarnya kau perlu, Perlu untuk membuang nya, membersihkan nya, dan membenci akan kehadiran kembali. Andai saja , Bagiku Dan Bagimu Menjadi Bagi Kita. Pasti ada Alasan serpihan itu kita nikmati, jalani bersama-sama, Walau rasa nya tidak begitu enak, tapi percayalah Jika semua nya kita lewati bersama, Dengan tekat yang sama pasti sang andil akan memberi kita jalan yang begitu indah untuk kita lalui, Namun itu hanyalah angan, Angan yang tidak akan pernah jadi kenyataan, Kau telah pergi meninggalkan luka dan berani membagi rasa dengan pujangga lain nya. Tak sadar kah engakau? Aku berujung air mata menunggu mu disini, Di hati yang kau gambarkan serpihan debu ini. Tidak adakah rencanamu untuk memutar kendali kehidupan mu kebelakang? Melihat aku yang tetap menunggu mu. Menjatuhkan air mata untuk mu, rela membagi suka dan duka , Tapi Biarlah, jika maumu tetap melanjutkan hidup di kertas yang baru . Aku berharap kepada sang empunya saja, Kutahu, kita dulu dipertemukan karena nya dan dipisahkan oleh kehendaknya. Pertemuan hanyalah cerita. Cerita dimana cinta tak dapat kugapai lagi, Semoga menjadi pelajaran, disuatu saat nanti jika cinta lain hadir kembali tolong jangan membalut kisah dengan genangan air mata. Aku yang telah menunggu semoga sadar tak adanya balasan, Hingga semua yang kuharapkan , larut dalam penyesalan Terimakasih cinta , telah hadir se perih ini Bersua dengan air mata - --France Hevin Hutasoit-- *Akan diupdate Terus*
All Rights Reserved
#729
teenlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Your Beautiful Eyes (END)
  • P E R N A H
  • My Quuen is Bad Gril
  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • After My Prayed
  • 2.LAST RAIN [ You're the only one ]✔ Lee Jeno
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Bianglala

Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines