Story cover for Maaf by dnryvii
Maaf
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 04, 2019
Tak puaskah kamu dengan apa yang kakak ku korban kan?
Jika memang tak puas
Mengapa kau melirik ku?
Bukankah wanita lain di luar sana ada yang lebih dari ku?
Kamu kakak ipar ku, tapi mengapa kamu renggut kesucian ku?!!
All Rights Reserved
Sign up to add Maaf to your library and receive updates
or
#460superjunior
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
FADING IN YOUR ARM [YEOJONG] cover
IF YOU [Cho Kyuhyun]✔️ cover
Pluviophile| LeeHaechan cover
Perfect [Na Jaemin] [✔️] cover
sacrifice or betrayal (Sehun X Irene) 2 cover
You Belong With Me | Doyoung✔ cover
28 Reasons cover
My Brother[Sequel Mianhae My Brother] cover

FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]

68 parts Complete

Yeosang tak pernah suka keramaian. Tapi sejak tubuhnya mulai hancur perlahan dari dalam, ia belajar mencintai sepi... karena hanya di sanalah ia bisa pura-pura baik-baik saja. Jongho, murid baru yang tak pernah dimintanya hadir, justru perlahan merobek celah-celah dinding itu. Younghoon, sang kakak yang terlalu cerewet dan terlalu cinta, mulai melihat retakan di balik senyum. Dan Woosan, dua sahabat yang selalu mengira mereka tahu segalanya-tanpa sadar sedang menjaga seseorang yang hampir menyerah. Dalam cerita ini, tak ada ledakan. Yang ada hanya pelan-pelan: tubuh yang melemah, rahasia yang menumpuk, dan cinta yang datang... ketika semuanya sudah terlambat. Dan di akhir, siapa yang masih bertahan untuk tetap tinggal? --- 🥀 Yeosang "Aku gak takut mati... Aku cuma takut... akhirnya mereka tahu, dan bilang aku egois karena nyembunyiin semuanya." --- 🧸 Jongho "Kak... kalau kakak capek, kenapa kakak gak pernah bilang? Kenapa kakak harus nunggu sampai aku lihat kakak hancur sendiri?" --- 🧩 Younghoon "Gue marah bukan karena lo sakit. Gue marah karena lo pikir lo sendirian." --- 🌪️ Woosan San: "Gue gak butuh alasan, Sang. Tapi lo nyuruh gue diem waktu lo hampir jatuh, itu kejam." Wooyoung: "Kita bukan cuma buat ketawa lo doang, goblok... kita juga ada buat nangis lo." ---