AkaLa
  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 23, 2020
"Ternyata benar, tidak baik berharap terlalu besar kepada seseorang. Sebab suatu hari nanti orang yang kau harapkan akan mematahkan hatimu sedemikian patah hingga memberi alasan dan menangisinya sebanyak apapun tak ada lagi gunanya" Bagai di sambar petir di siang bolong, ucapan Shilla membuat Azka bagai di tusuk dengan beribu panah. Ia tak tak sanggup melihat gadisnya menangis karena ulahnya sendiri. Dengan berani Azka berjalan ke arah Shilla berusaha untuk memeluknya tapi semakin Azka maju semakin Shilla mundur. "Cukup Ka, gue udah tau dia lebih berarti buat lo dibanding gue. Buat apa gue bertahan jika lo lebih percaya dia daripada gue Ka. Jangan buat gue berharap lagi sudah cukup gue tersakiti. Dan makasih atas sakit yang selama ini lo berikan, gue pamit Ka dari kehidupan lo dan semoga lo bahagia bersama dia" "Nggak Cil, gue cinta sama lo" "Tapi lo sayangkan sama dia?" Azka diam dia tak tau harus menjawab apa. Memang benar adanya yang dikatakan Shilla. "Hahaha lo diam kan. Lo emang sayang sama dia. Maka dari itu biarkan gue pergi" Ucap Shilla terkhir kalinya dan berlalu pergi meninggalkan Azka sendirian disana. "Maaf Cil, gue gak bermaksud" gumam Azka menyesal. Ia merasa sangat bodoh, gak berguna. Ia gak bisa menjaga komitmen sebagai laki-laki. Ia merasa dirinya sangat brengsek.
All Rights Reserved
#2
akala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • LUKA BIASA GADISKU
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • ADYRA
  • Karena Kamu Rumahnya
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • LIEUTENANT RIYYADH ISKANDAR (End)
  • Ketos Milik Aqila
  • AKSARA ( ON GOING )

Salah satu bentuk pembodohan diri adalah disaat aku tau kamu sedang menjaga hati untuk orang lain, sedangkan aku masih saja setia mencintaimu dari jarak dekat. *** "Kakak tau hal apa yang paling menyakitkan saat kita sedang merasa bahagia?" tanya Shella sembari menghapus air matanya yang mulai menetes kembali, sedangkan Arion hanya menggeleng tak tau. "Saat kita dibuat terbang setinggi-tingginya. Hanya untuk dijatuhkan kembali," lanjut Shella yang membuat Arion menatapnya bingung tak mengerti. Saat Arion ingin menggenggam tangan Shella untuk kesekian kalinya, lagi-lagi Shella menjauhkan tangannya lalu kembali menatap Arion dengan senyum yang bercerita tentang luka nya hari ini. °°^^°° "Hal sia-sia yang selalu ku usahakan adalah berusaha melupakan dirimu, disaat hatiku belum siap membuka hati untuk orang baru" ~Shella Novelia Az-Zachary "Terlalu menjaga, sehingga memilih menghindar walau rasa tetap ingin memiliki" ~Arion Lavi Pradipa Ini cerita pertama aku, semoga kalian suka ya. Jangan jadi readers ghost dong😭 pokoknya kudu vote dan komen. Aku maksa loh ya, MAKSA. Hahaha🤭 DI FOLLOW DULU YA,SEBELUM DIBACA KARNA AKAN ADA PART YANG DI PRIVAT. MAKASIH😙❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines