BROTHER
  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 7, 2019
"Lo Jeno kan?" Jeno balik menatap Mark dengan tatapan tak biasanya. "Iya" Mark melipat kedua tangan di depan dada, dengan angkuhnya. "Tsk, kalo lo berpikir gue bakal nyambut lo, itu salah besar"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • That Warm Smile (Lee Jeno) -END-
  • Sergio | Haechan
  • Senior Junior [SELESAI]
  • INTUISI [END]
  • Hidup | Lee Jeno [TERBIT]
  • friend
  • Why him (NOMIN)
  • The Fault ✔
  • NABASTALA |✓|

Berada dalam lingkaran teman Lee Jeno itu berbahaya. "Lain kali jangan berada disini, terutama jangan pernah merasa kenal denganku. Atau berbicara denganku, kau bisa terkena masalah." Jeno itu misterius, dia tenang, dia dingin. Tapi senyumnya menghangatkan. "Kamu tahu? Kenapa aku selalu menganggapmu rumah?" "Karena senyummu, senyummu penuh dengan kehangatan. Dan ada rasa nyaman saat aku di dekatmu." Lanjut Jeno. "Jika kamu masih ingin melihat dunia ini lebih lama, menjauhlah dariku." Jawab Jeno dingin. Apa terlalu berbahaya berada di sekitarmu? Lee Jeno?

More details
WpActionLinkContent Guidelines