KAKAK OSIS [Telah Terbit]

KAKAK OSIS [Telah Terbit]

  • WpView
    Membaca 89,969
  • WpVote
    Vote 2,941
  • WpPart
    Bab 37
WpMetadataReadLengkap Sel, Mar 2, 2021
Cerita dimasa lalu membuatku teramat senang dengan tingkahnya yang bisa dibilang lucu. Meskipun, caranya membuat kekecewaan berulang kali dilakukan. Rasa ini, telah menjadi bukti bahwa aku tidak bisa lepas darinya sampai di akhir hayat. Aku sengat senang, karena di masa SMA, datang seorang pangeran yang mendekati untuk memberi banyak pengalaman. Bermacam-macam rintangan, namun diluluhkan dengan sebuah rasa sayang. -kakakOsis-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#169
balikan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Still You [END]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Crazy Girl (Hiatus)
  • Where The Feelings
  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • Love Two Prince
  • AKSA [SELESAI]

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan