G E M A

G E M A

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 19, 2019
Brakk Suara hantaman terdengar begitu keras dan disusul rintihan seorang gadis, yang merasakan nyeri ditangan dan kakinya.Sedang si pelaku hanya diam tanpa niat menolong. "kamu kok diam aja sih ? kamu nggak liat apa kalau kaki sama tangan aku luka?" ucap gadis itu. Lelaki dengan motor sport merah dan helm full face itu masih diam. "Liat nih sepeda aku juga rusak, terus aku pulangnya gimana?" ucap gadis itu lagi. " Lo perlu berapa 1 juta ? 5 juta?" ucap lelaki itu dengan dingin tanpa membuka helmnya. "Kamu pikir semua bisa diselesaikan dengan uang, mana rasa tanggung jawab kamu?" "BERISIK"ucap lelaki itu sarkas dan pergi begitu saja. Suara benda jatuh terdengar nyaring membentur aspal, membuat si gadis bersusah payah dengan rasa nyerinya mengambil benda itu. Diambilnya kalung dengan liontin burung Elang itu dan memperhatikannya dengan berbagai pertanyaan berkecamuk di otaknya. Mengisahkan lelaki dengan sejuta pesona yang begitu menarik bagi kaum hawa, namun tidak dengan kelakuannya yang membuat siapapun merasa takut berdekatan dengannya.Namun kedatangan gadis sederhana dan pekerja keras yang tidak sengaja dipertemukan takdir dengannya dengan kejadian tak mengenakan, sepertinya mampu menghangatkan sosok dingin itu. Akankah si gadis benar-benar mampu meluluhkan hati yang telah membeku? Atau dia hanya sebuah mainan yang harus siap untuk sakit hati?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Narasi patah hati
  • Stay (Completed)
  • ALSYA
  • Diagnosis: Harapan [MS 1]
  • K I N G [Completed]
  • ALVANSA [Completed]
  • BROKEN HEART [END]
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • Argithan √

Pernikahan yang ada di depan mata hancur berantakan dalam semalam. Mimpi, cinta, usaha dan segala hal yang selama ini ia tapaki seolah runtuh bersama dengan pengkhianatan yang ia terima. Mahika tak pernah menyangka hidupnya yang adem ayem akan mencapai titik klimaks rasa kecewa di usia dua puluh dua. Sikap optimis yang mendarah daging dalam dirinya tak lagi bersisa selepas malam itu. Tak lagi ada setitikpun cahaya yang bisa ia lihat ketika bangun di pagi hari. Cintanya selama dua tahun kandas di saat mereka harusnya tengah berbahagia. Bagaimana bisa dunia sekejam itu padanya? Narasi-narasi patah hati berkumandang nyaring sekali, menyambut kegagalan akbarnya yang mematahkan hati ; sepatah-patahnya. Mahika hancur, lebur dalam keping-keping rasa sakit yang tiada henti menikam, meluluh-lantahkan sedikit harga diri yang ia genggam. Luka itu terlalu dalam hingga ia meragu ... bertanya-tanya diantara isak tangis yang ia untai di depan Tuhan yang maha kuasa. Pasca rasa sakit ini, apakah ia akan bisa kembali jadi Mahika seperti sebelumnya? Apakah akan ada masa dimana ia percaya lagi pada cinta? Dan apakah ada di luar sana, setidaknya satu saja ... satu saja manusia yang bisa ia genggam tangannya tanpa menyakiti ataupun mengkhianati? (PERHATIAN ‼️ BEBERAPA PART DALAM CERITA INI SUDAH DI HAPUS OLEH PENULIS DAN BISA DI BACA DI KARYAKARSA. TERIMAKASIH.)

More details
WpActionLinkContent Guidelines