"tolong beri aku kesempatan untuk kembali ke sudut ruangan dimana aku dan kau masih dapat bertatap muka,saling mengenal,saling berbagi cerita bahkan setiap canda dan tawamu menggema di sudut-sudut dinding ruangan tersebut. tolong izinkan aku memelukmu untuk terakhir menatap matamu sejenak hingga aku lelah dan aku berjanji setelah itu aku akan pergi menjauhi mu"
"bukan aku tidak ingin memberi kesempatan pada mu tapi kau sendiri yang mematahkan ku awal kau yang memulai ingin memiliki tapi di pertengahan cerita kita yang indah kau sendiri yang merusak. pengkhianatan,kebohongan apa itu caramu mencintaiku? dengan alasan mu yang tidak masuk akal tapi dengan bodohnya aku menyayangimu dengan sangat hingga pada akhirnya aku selalu men 'iya' kan segala alasan mu"
"aku mencintaimu tanpa habis hari ini,jam ini,malam ini,esok,lusa,minggu depan,tahun depan,abad berikutnya dan selamanya tidak bisa kah kau mengerti bahwa pengkhianatan itu hanya imajinasi mu dan kebohongan ku memiliki suatu alasan dibaliknya?bisakah kau mengerti bahwa kau satu satunya cintaku?bisa kah kau memberi kan aku kesempatan di akhir hidupku? bagaimana aku bisa memaafkan diriku untuk ini jika aku tak mendapat kan senyum dan salam terkahir darimu"
All Rights Reserved