Sajak Rindu

Sajak Rindu

  • WpView
    Membaca 377
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 13, 2020
Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis jelita yang jatuh hati pada puisi. Rindu, begitulah namanya. Semenjak kecil, ia bercita-cita menjadi seorang pujangga. Namun, ketika sang ayah menyekolahkannya ke pondok pesantren, Harapannya untuk menjadi seorang pujangga mulai meredup. Rindu seperti kehilangan tujuan hidup. Ia berpikir, apa yang ia cari tentang puisi, tak ada satu pun di pondok pesantren. Hingga suatu ketika, perasaan sedih mempertemukannya dengan Nova, seorang pemuda tampan, gaul dan baik hati, dan Dinda, ustadzah muda yang amat penyayang. Bak purnama nan terang benderang, pertemuan dengan seorang Dinda mampu menerangi jalan hidupnya, membuat ia tertarik untuk belajar islam lebih jauh. Sementara pertemuannya dengan Nova adalah sumber dari segala bencana. Ia telah jatuh cinta padanya, dimana dalam aturan ponpes, tak ada satu pun santriwati ataupun santriwan boleh bermain asmara. Bila ketahuan, maka hukuman siap menanti mereka. °°° Lalu, harus bagaimanakah Rindu, untuk meredam gejolak jiwa yang timbul? Harus ia apakan cinta yang tiba-tiba tumbuh di hatinya? Dan rintangan apa yang harus ia hadapi? Ini adalah kisah tentang perjuangan, tentang pencarian, tentang penantian, tentang cinta yang di landasi oleh keimanan. Selebihnya ia tak tahu, sesuatu yang ada di balik tirai takdir. ~<>~ Happy reading ^^ Aku akan sangat menghargai apapun komentar kalian... Silakan vote setiap bagian ya, biar aku tambah semangat nulisnya. Dan jangan lupa follow author! ••• Untuk direnungkan, "Sebuah karya dari buah pikir sendiri sangat berharga walaupun tak banyak yang menghargai. Sebaliknya, justru sebuah karya hasil plagiat, sangat-sangat tiada berarti, meskipun banyak disukai." Author Biru Muda, Joo Siswanto.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Afwan Yaa Alfathunnisa [End]
  • Dia dan Doa
  • Imam dari Sepertiga Malam
  • Love of eternity
  • Goresan Takdir
  • ZEEDIEN  [End]
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Transmigrasi Kematian Istri (end)

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan