Story cover for Flower is Nothing, Without Rain by maharaninukila
Flower is Nothing, Without Rain
  • WpView
    Membaca 240
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 8
  • WpView
    Membaca 240
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 8
Bersambung, Awal publikasi Agt 06, 2019
Bunga Mawar. 

Makna dari nama depan Ocha, Delarosa Waranggani.

Dari apa yang Mamanya pernah katakan, bunga mawar itu melambangkan kecantikan perempuan.

"Kuncup bunga mawar keliatan cantik dan segar, sama seperti gadis remaja yang beranjak dewasa." Itu adalah kalimat yang pernah Ocha dengar dari Mamanya ketika beliau sedang menyiram tanaman berduri itu suatu hari.

Mudah sekali ditebak jika Mama Ocha menyukai tanaman berbunga harum itu, sehingga beliau menamai anak gadisnya dengan makna serupa dengan bunga mawar. Berharap Putri yang di lahirkannya tumbuh menjadi seorang gadis yang bisa menjadi sosok seperti filosofi-filosofi tentang bunga mawar yang begitu populer itu. 

"Tapi Cha, mawar tetap aja bunga. Dan bunga nggak ada tanpa air, jadi Mama perlu nyiraminnya setiap hari supaya bunganya tetap hidup."




Copyrightⓒmaharaninukila

Agustus, 2019
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Flower is Nothing, Without Rain ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#23ocha
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Sulung oleh Dandelyonnxx
33 bab Lengkap
Fondasi terkuat dari tiap pasangan yang ada di muka bumi ialah seorang anak. Di anugrahi seorang anak memanglah membahagiakan tapi bukan berarti anak itu harus di kucilkan apabila ia tak sanggup tuk raih apa yang orang tuanya mau. Seperti anak sulung keluarga .... yang selalu di tuntut ini dan itu, yang selalu di minta untuk sempurna, yang di minta untuk mengharumkan nama baik keluarga, yang selalu di cap salah dalam hal yang ia lakukan. Bahkan kesalahan yang di perbuat belum tentu menjadi kebwnaran bahwasannya anak malamg itu bersalah. Tidakan ini justru tanpa di sadari, membuat anak sulung itu juga akan rapuh, tak selamanya ia dapat menjadi sempurna ia akan mendapat kekurangan, tidak selamanya ia dapat mengharumi nama baik keluarga. Ia juga manusia yang mudah rapuh, jangan terus tuntut ia melakukan hal yang tidak selalu dirinya bisa untuk lakukan, jangan buat anak itu di benci oleh orang terdekatnya akibat tingkah para orang tua yang membatasi kesosialitaannya pada dunia luar selain rumah. Biarkan ia mendapat sandarannya sendiri untuk menangis dan bercerita, biarkan ia bebas sejenak dari kata-kata yang terombang-ambing dalam pikirannya. Jangan paksakan banyak hal pada dirinya. ''Ayah, Bunda, maaf- Esa belum bisa jadi anak yang baik buat kalian ...'' ''No, udah dulu ya, Nak. Nanti dadanya sakit, Esa itu anak paling hebat yang pernah ayah miliki.'' ''Esa, sayangnya Bunda. Semangat terus ya biar bisa bareng lagi sama kita. Nanti Bunda janji bakal bawa sama masakin semua yang Esa mau, oke!?'' ''Bang, Esa ... Jidan mau abang temenin main nanti.''
Rhythm in Our Hearts  oleh edlynnona
56 bab Lengkap
Gema awalnya tak mau peduli banyak tentang Disa. Apalagi ketika Disa seenak jidat order brownies dan macaron lewat dirinya. Tapi, setelah melihat cewek itu tampil marching ... kok hatinya kayak geter gitu, ya? ✧ Gemilang March Wiratanika, biasa dipanggil Gema (singkatan dari nama depan dan nama tengahnya), cuma murid pasif yang kebetulan punya toko kue keluargaㅡdikelola oleh sang Ibunda. Cowok itu tidak pernah mempromosikan ke sekolah, tentu saja. Toh, sang Ibunda sudah punya banyak customer langganan yang setia. Lalu, suatu ketikaㅡdi saat jam istirahat pertama, ada siswi kelas lain yang mau jadi customer lewat Gema. Namanya Ayudisa Pramoedya. Si cewek anggota aktif marching yang bahkan jadi center perfomance untuk lomba. Tanpa alasan spesifik, Gema mengiyakan pesanan pertama Ayudisa. Meski jauh dalam lubuk hatinya dia sedikit kesal dan tak terima. Namun, siapa sangka orderan di antara keduanya malah membawa Gema ke dalam perasaan-perasaan rumit yang ingin sekali ditangkis olehnya? Dan juga, di tengah penyangkalan-penyangkalan Gema mengenai perasaannya terhadap Ayudisa, bagaimana jika tiba-tiba dia harus menghadapi ini-itu tentang Harsa Prayogaㅡsi drummer band sekolahㅡyang, sialnya, masih berkaitan dengan Ayudisa? ✧ SMADYA series: Rhythm in Our Hearts. © 2024, edlynnona. work of fiction. #1 - indonesia (dari 214rb cerita) [24/09/25] #1 - love (dari 267rb cerita) [05/10/25] #1 - school (dari 84,8rb cerita) [05/10/25] #1 - teenlit (dari 31,8rb cerita) [05/10/25] #1 - kisahsma (dari 4,91rb cerita) [26/11/25] #1 - teenlove (dari 2,12rb cerita) [29/11/25] #1 - comingofage (dari 1,83rb cerita) [25/12/25] #1 - fluffy (dari 2,89rb cerita) [28/12/25] #1 - teenromance (dari 5,41rb cerita) [30/12/25] #1 - acak (dari 44,3rb cerita) [03/01/26] #1 - fiksiindonesia (dari 1,36rb cerita) [07/01/26] #1 - sekolah (dari 111rb cerita) [25/01/26]
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Sulung cover
When You Talk cover
KanSha (END) ✔️ cover
Rhythm in Our Hearts  cover
First Love (Baby Monster X Treasure) cover
Mahkota [The Circle Series #1] cover
-SUGAR BABY- [RorAsa] S1||S2 The End cover
COLLIDE [RamYeon] ✔ cover
Bitter Sweet [END] cover

Sulung

33 bab Lengkap

Fondasi terkuat dari tiap pasangan yang ada di muka bumi ialah seorang anak. Di anugrahi seorang anak memanglah membahagiakan tapi bukan berarti anak itu harus di kucilkan apabila ia tak sanggup tuk raih apa yang orang tuanya mau. Seperti anak sulung keluarga .... yang selalu di tuntut ini dan itu, yang selalu di minta untuk sempurna, yang di minta untuk mengharumkan nama baik keluarga, yang selalu di cap salah dalam hal yang ia lakukan. Bahkan kesalahan yang di perbuat belum tentu menjadi kebwnaran bahwasannya anak malamg itu bersalah. Tidakan ini justru tanpa di sadari, membuat anak sulung itu juga akan rapuh, tak selamanya ia dapat menjadi sempurna ia akan mendapat kekurangan, tidak selamanya ia dapat mengharumi nama baik keluarga. Ia juga manusia yang mudah rapuh, jangan terus tuntut ia melakukan hal yang tidak selalu dirinya bisa untuk lakukan, jangan buat anak itu di benci oleh orang terdekatnya akibat tingkah para orang tua yang membatasi kesosialitaannya pada dunia luar selain rumah. Biarkan ia mendapat sandarannya sendiri untuk menangis dan bercerita, biarkan ia bebas sejenak dari kata-kata yang terombang-ambing dalam pikirannya. Jangan paksakan banyak hal pada dirinya. ''Ayah, Bunda, maaf- Esa belum bisa jadi anak yang baik buat kalian ...'' ''No, udah dulu ya, Nak. Nanti dadanya sakit, Esa itu anak paling hebat yang pernah ayah miliki.'' ''Esa, sayangnya Bunda. Semangat terus ya biar bisa bareng lagi sama kita. Nanti Bunda janji bakal bawa sama masakin semua yang Esa mau, oke!?'' ''Bang, Esa ... Jidan mau abang temenin main nanti.''