Hati yang Rumit

Hati yang Rumit

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ago 7, 2019
Cerita tentang perjalanan cinta azalea yang bahagia, luka, sedih, tangis, dan tawa. Dan berujung dengan keinginannya untuk tidak mencintai siapa-siapa lagi. Melainkan mengejar cinta pencipta-Nya untuk mendapatkan pria terbaik nantinya. Kutipan yang selalu aza ingat "Kalau memang terlihat rumit lupakanlah. Itu jelas bukan cinta sejati kita. Cinta sejati selalu sederhana. Pengorbanan yang sederhana kesetiaan yang tak menuntut apapun dan keindahan yang apa adanya". Jangan lupa vote yaaaa guys hehe:V
Todos los derechos reservados
#699
curahanhati
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • ZIELLE [ON GOING]
  • ARCHI
  • Naura & Lukanya
  • My Rain Downs The Earth
  • Ex or New? [REVISI]
  • Ada(Ra)Dewa [END]
  • Rain And Tears [Proses Revisi]
  • Pak Dokter & Buk Tani

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido