Sajak-Sajak Langit

Sajak-Sajak Langit

  • WpView
    Reads 3,118
  • WpVote
    Votes 225
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 8, 2020
Segerombolan kata-kata ricuh, menunggu untuk dijalin dan disusun oleh jari-jari lugas ini. ^^ Langit selalu ada sejauh atma memandang, selalu hadir kala langkah terhalang, selalu menyaksi kisah kecil manusia bumi. Kumpulan sajak-sajak yang membumikan manusia, tapi melangitkan atma dan citanya. Berbicara tentang cinta, sahabat, kehidupan, dan juga kita. Lintas ide-ide, raung nalaria, ronta-ronta logika, dan liar litensia poetica. Rank #1 : Akrostik (12/08/19). Rank #1 : Sudut (13/08/19). Rank #1 : Pandang (14/08/19).
All Rights Reserved
#56
semesta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Bait-Bait Semesta
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • New Mom!
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Catatan hujan - "Quote&Poetry"
  • Pro
  • True Love??!

"Jika jatuh cinta itu luka, maka biarkan patah hati jadi cara menjadi dewasa paling menyakitkan meski lewat sebuah luka. Sebab, setelah seseorang mengalami patah hati, maka dia akan seperti dilahirkan kembali." Kau tidak akan pernah tahu sedalam apa rasa sakitku sampai itu jadi sebuah buku. Sengaja aku tuliskan semua ini untukmu. Tentang hubungan yang banyak lukanya. Aku yang tak pernah benar-benar kau anggap dan kau yang selalu membingungkanku dengan perasaan tidak jelasmu. Padahal, ego telah aku kalahkan. Gengsi telah aku hilangkan. Dan perasaan yang besar telah aku tunjukkan. Tapi, mengapa aku justru dengan mudah dilepaskan tanpa satu kata maap atau bahkan sebuah kalimat perpisahan? Tidak apa-apa. Aku kini sudah kembali baik-baik saja. Walau tak bisa dipungkiri, fase menyakitkan itu masih sesekali kembali melukai hati. Sebab, siapa yang tidak hancur saat cinta tulus diberikan begitu dalam, tetapi hatiku justru berakhir dihunjam dengan pisau tajam? Bila suatu hari nanti kau diberi musibah dan masalah yang bertubi-tubi, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah kau buat hancur berkali-kali. Tanpa merasa berdosa dan tanpa ingat kata maap sama sekali. rank cerita: #1 dalam poetry dari 20,6k [ 02/04/2023 ] #2 dalam sajak dari 28,3k [ 24/07/2022 ] #1 dalam poem dari 12,4k [ 23/07/2023 ] #1 dalam kata dari 15,5k [ 10/05/2023 ] #1 dalam prosa dari 4,25k [ 26/05/2023 ] #1 dalam antologipuisi [ 4/03/2023 ] #1 dalam bait [ 4/03/2023 ] #1 dalam senandika [ 4/03/2023 ] #2 dalam diksi [ 24/04/2023 ] publish : 2 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines