Sahabatku

Sahabatku

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 8, 2020
Ketika pertama kali ku mengenal mu Aku pun merasa malu Karena kau masih orang asing bagiku Namun setelah ku mulai mengenal mu Aku merasakan kenyamanan saat didekatmu.. Aku pun bahagia bila bersamamu Merasakan indahnya ciptaan Tuhan Suka duka kita lewati bersama Ketika sulit melanda Aku dan kamu kan saling bantu Ketika ku sedang sakit hati Kau pun datang menghiburku Andaikan saja kebersamaan ini Selalu ada buat kita Merasakan sisa umur yang diberi Tuhan Hai sahabat ku Mengapa begitu cepat Kau meninggalkanku... Padahal aku masih ingin bersamamu Namun takdir berkata lain Pada sibuk meraih mimpi Sampai waktu bertemu pun Jadi berkurang bahkan tak pernah Sahabat yang jauh di sana Kembalilah padaku dan bersama - sama Menjalani sisa hidup kita Aku cuman minta satu hal Janganlah pernah lupakan aku Berdoalah pada Sang Kuasa Semoga ada takdir - Nya buat kita Bertemu disaat kita sudah bisa Menikmati hasil kesuksesan kita Dan bersama merasakan indahnya Ciptaan Tuhan ini
All Rights Reserved
#38
yanti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • FAR (Saat Kau meninggalkanku)
  • di akhir perang
  • I WONT GIVE UP
  • Disturbances (End)
  • Cinta Dua Arah ( On Going )✨
  • My Diary
  • OnHold | Gtae
  • After My Prayed

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines