Sahabatku

Sahabatku

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 8, 2020
WpInfo
Poetry
Tagsyanti
Ketika pertama kali ku mengenal mu Aku pun merasa malu Karena kau masih orang asing bagiku Namun setelah ku mulai mengenal mu Aku merasakan kenyamanan saat didekatmu.. Aku pun bahagia bila bersamamu Merasakan indahnya ciptaan Tuhan Suka duka kita lewati bersama Ketika sulit melanda Aku dan kamu kan saling bantu Ketika ku sedang sakit hati Kau pun datang menghiburku Andaikan saja kebersamaan ini Selalu ada buat kita Merasakan sisa umur yang diberi Tuhan Hai sahabat ku Mengapa begitu cepat Kau meninggalkanku... Padahal aku masih ingin bersamamu Namun takdir berkata lain Pada sibuk meraih mimpi Sampai waktu bertemu pun Jadi berkurang bahkan tak pernah Sahabat yang jauh di sana Kembalilah padaku dan bersama - sama Menjalani sisa hidup kita Aku cuman minta satu hal Janganlah pernah lupakan aku Berdoalah pada Sang Kuasa Semoga ada takdir - Nya buat kita Bertemu disaat kita sudah bisa Menikmati hasil kesuksesan kita Dan bersama merasakan indahnya Ciptaan Tuhan ini
All Rights Reserved
#24
yanti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • di akhir perang
  • You are in my past and my future [END]
  • TENTANGMU YANG PERNAH ADA
  • OnHold | Gtae
  • KETIKA CINTA TAK TERBALASKAN
  • I WONT GIVE UP
  • My Diary
  • Dia yang Tertulis di Lauhul Mahfuz

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines