WHO KNOWS ?

WHO KNOWS ?

  • WpView
    Reads 138,714
  • WpVote
    Votes 5,867
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 14, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Kalian tau kan cara menghargai seorang penulis? Budidayakan Vote sebelum baca. Satu vote dari kalian adalah semangat buat aku. "CUMAN DUA! LO MAU STATUS LO SEBAGAI CALON ISTRI GUE DI PAKE DI SEKOLAH ATAU LO MAU AKUIN GUE SEBAGAI PACAR LO!." Tasya menoleh. "Cowok Gila!! Bahkan gue gak sudi punya su--mphh" Dunia Tasya seketika berhenti saat itu juga. Jantungnya berdebar sangat kencang. Lututnya terasa lemas. Sedikit, ia ingin menghentikannya namun lumatan itu lumayan membuatnya candu dan tak sadar. Semenjak insiden perjodohan itu, Ariel mengaku-ngaku menjadi pacarnya. Tasya tak begitu tau apa tujuan Ariel. Ia selalu saja melarang Tasya untuk dekat dengan siapapun selain dia. Dia begitu posesif. Hingga suatu hari rasa benci berganti dengan rasa cinta. Namun begitulah, disetiap hubungan pasti ada saja ujian. Hubungan mereka hancur bak kaca terpecah. Hubungan mereka sudah diujung tanduk. Dilema oleh bertahan dan berpisah. Bagaimana mereka melewati cobaan itu? Akankah mereka menyerah dan mengorbankan hubungan mereka demi orang lain? Percayalah yang benar-benar mencintai, akan tetap bertahan.
All Rights Reserved
#263
nikahsma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • this is me
  • GALAKSA
  • BarraKilla
  • Cuaca
  • THE NINTH
  • Markxelio
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • DAKSA [END]
  • 180° [END]
  • ADRIEL | END

"Tasya. Kamu mau kan jadi pacarku?" Degg.. "Astaga! Keysa. Kamu kuat, jangan ngerusak semuanya. Dia sahabat kamu. Tahan! Ga boleh nangis!" Ucap Keysa dalam hatinya. Ia sedang berusaha menahan air matanya agar tidak turun. Keysa berlari menghindari kerumunan itu. Kerumunan dimana Alvaro sedang menyatakan perasaannya kepada Tasya, sahabat Keysa. "Hai, Key!" sapa Ardy yang tiba-tiba muncul dibelakang Keysa. Secepat mungkin Keysa menghapus air matanya yang sempat jatuh. Keysa tidak ingin ada yang mengetahui jika saat ini ia sedang menangis. Keysa membalas sapaan Ardy hanya dengan senyuman. Senyuman palsu! "Eh, Key habis nangis ya?" tanya Ardy khawatir yang melihat mata Keysa sedikit sembab. "Ah. Enggak, Dy. Kelilipan kayaknya. Btw, Lo ngapain disini?" ucap Aletha mengelak. "Gapapa sih. Abisnya disana lagi ada yang seru malah menyendiri disini. Itu Tasya, sahabat lo ditembak sama Varo. Lo kok malah disini sih?" "Hah? Gue malah baru tau. Gimana Tasya terima? Wah bakal ada pasangan baru nih" *** Aletha Keysa! sudah beranjak dewasa. Ia sudah kelas sembilan. Sudah banyak perubahan, namun tidak dengan... *** Apa hayo? yang penasaran langsung baca aja. Maaf kalo g bagus. Jangan dihujat. Oke? Selamat membaca guys!

More details
WpActionLinkContent Guidelines