Now Different

Now Different

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2020
My First Story 🤍 Kisah Nada Anthonius Roxie yang kehidupannya tak seindah drama korea, kehidupan yang selalu membuatnya menderita, keluarga yang awalnya membuatnya bahagia dan mendekati kata sempurna semua itu runtuh dalam sekejap mata oleh kebohongan yang selalu disimpan baik-baik akhirnya terbongkar yang membuatnya menjadi gadis yang berbeda. Hingga suatu saat ada seorang laki-laki yang mendekatinya yang nyaris sangat mirip dengan seseorang dimasalalunya yang membuatnya sangat terluka dan tak percaya lagi akan sebuah rasa. ••• "Layaknya pelangi yang datang setelah hujan, pasti akan ada kebahagian yang datang setelah kesedihan" ucap Melvin. "Dan yang harus lu inget itu pelangi datang hanya sebentar lalu akan pergi meninggalkan" ucap Nada. "Maka dari itu lu membutuhkan gue untuk menjadi pelangi lu yang selalu ada disaat lu butuh maupun disaat lu udah bersedih dan gue yang akan menjadi payung buat lu saat lu kehujanan" ucap Melvin. "Dan akan ada kalanya dimana payung yang ada buat gue dibawa orang, hilang atau direbut secara paksa yang membuat gue gak akan pernah bisa mencegah itu untuk gak terjadi" ucap Nada. "Maka kita harus buat perjanjian atau suatu hubungan yang mengikat kita agar gak ada orang yang merusak hubungan kita dengan kata lain kita pacaran, lu harus jadi pacar gue, lu mau?" tanya Melvin. "Lu terlalu cepat untuk menjadi orang yang masuk kedalam kehidupan rumit seorang Nada yang kehidupannya dipenuhi permasalahan" jawab Nada. "Gue akan berusaha buat lu suka, percaya dan pacaran sama gue" ucap Melvin. "Lakukanlah gue yakin lu bakalan menyerah" ucap Nada. "Gak ada kata menyerah dikamus gue" ucap Melvin. Akankah datang kehidupan bahagia diantara mereka? Berhasilkah seorang Melvin menaklulan hati seorang Nada?
All Rights Reserved
#92
nada
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Vericha Aflyn ✔️
  • CLAUSTRUM || End✓
  • GRAZIE {Update}
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • ALGIS ✓
  • Iridescent
  • Be with you
  • BULAN [END]
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi

#Judul awal 180 degree.# Vericha Aflyn. Perempuan yang akan menginjak usia 17 tahun, dalam beberapa bulan lagi. Dia bukan perempuan yang haus akan popularitas, bukan pula perempuan polos. Dia hanya perempuan biasa-biasa saja, dengan kisah yang tak biasa. Dia hanya perempuan biasa, yang mendambakan bahagia. Orang baru dan cerita baru, menghiasi hari-harinya. Tuduhan, siksaan, dan cibiran ia dapatkan. Mampu kah dia bertahan? Atau harus menyerah dengan keadaan? ---------- "Jangan pergi! Ini perintah, bukan permintaan!" Icha kembali menutup matanya, membuat air mata yang tertahan di pelupuk matanya terjatuh. Dadanya semakin terasa sesak, mungkin kah dia bisa bertahan? "H-hanya sebentar!" pinta Icha dengan lemah. "Lo harus janji, bakalan bangun lagi!" Setelah itu Icha hanya mengangguk, lalu bersandar di dada Isan. "Lo y-yang harus bangunin gue." Isan mengelus rambut Icha lembut, hati Isan terasa di cubit, saat dia dapat mendengar suara nafas Icha yang teratur. Isan meraih tangan kanan Icha, dan langsung menempelkan di dadanya. Mencoba memberi tahu Icha, tentang keadaan hatinya. Tak berselang lama, Isan di buat terkejut. Debaran jantungnya terasa berhenti, dengan nafas yang tercekat. Tangan Icha jatuh begitu saja di pahanya, nafasnya pun terputus-putus. Isan menggelengkan kepalanya dengan air mata yang sudah bercucuran. Dia dekap erat tubuh Icha, menahannya agar tak pergi. Matanya menatap hamparan bintang, dan indahnya bulan. Memohon keajaiban, dan meminta kesempatan. Isan berteriak lantang, menyerukan nama Icha. Memanggilnya untuk kembali. "ICHA!!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines