Acuerdo de boda

Acuerdo de boda

  • WpView
    LECTURI 28
  • WpVote
    Voturi 3
  • WpPart
    Capitole 2
WpMetadataReadPentru adulțiComplet sâm, aug 10, 2019
WpInfo
Ficțiune
Fantezie
A story about "Acuerdo de boda" "Bapak bercanda dengan semua omong kosong ini, bukan? Bagaimana jika saya menolak untuk melakukannya, jangan libatkan saya kedalam masalah bapak. Saya sangat sadar 100% jika saya membutuhkan uang dengan nominal yang relatif besar dalam waktu dekat ini. Tapi tidak dengan cara seperti itu, pak!" spontan Olive menyampaikan reaksi keterkejutan bercampur aduk dengan rasa binggung, khawatir, sedih dan bahagia yang didominasi dengan luapan amarah yang cenderung dominan kepada atasannya sendiri tanpa memikirkan status sosialnya lagi." Cerita dibuat untuk dibaca bukan untuk di tulis ulang, no plagiat❌❌❌❌
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Hate Me Past, Not Now
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Istri Bocil Milik Sang CEO
  • Lightning dark story
  • benih titipan sang CEO🔞[joongdunk]
  • ONE SHOT!
  • Enigma {MileApo}
  • Gara-gara ku
  • My Panda
  • How To Train Your Elementals

Kegilaan ini terjadi begitu saja, saat keluarganya memaksa Lara pulang untuk mengeklaim warisan yang di tinggalkan oleh orang tuanya karena meninggal akibat kecelakaan. Itu semua di luar prediksi, teman Lara pun kaget Karena wanita itu malah berpesta liar di bar bahkan sebelum seminggu kematian orang tuanya. "Lo bener-bener gila!" Lara, "I'am." "Lo kesini cuman ngambil warisan, dan lo gak keliatan berduka. Gak usah jauh-jauh berduka, lo bahkan gak repot ngedrama sedih di pemakaman. Lo--ah! Ini bikin branding lo jelek dimata semua orang," "Gue bukan owner skincare!" "Out of the topic, bitch!" "I don't fucking care, pusing amat mikir reputasi. Gimanapun gue, gak ngaruh juga, they still hate me. Jadi percuma pencitraan, yang ada rugi tenaga gue!" "Durhaka banget jadi anak, gitu juga orang tua lo!" Lara tidak peduli, kembali meminum sloki di tangannya, "Anak mereka 'Dia' doang, sejak kapan gue jadi anak. Jadi, stop gue gak mau bahas apapun lagi, it's time to party!"

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut