Truth Or Dare 《END》

Truth Or Dare 《END》

  • WpView
    MGA BUMASA 253,228
  • WpVote
    Mga Boto 14,813
  • WpPart
    Mga Parte 114
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Oct 11, 2019
WpInfo
Fanfic
Kisah Ini menceritakan Tentang Cinta yang berawal Dari Truth Or Dare.Apakah Akan berakhir bahagia ? atau akan Berakhir Menyedihkan ? Ini Kisah Tentang Gadis Cantik Bernama Daprillya Ouaneisha atau di sapa Prilly harus Mendekati Seorang Pria tampan Yang dingin Dan Misterius bernama Aliandigo Naufalino atau di sapa Ali karena Permainan Truth Or Dare Dia dan ketiga sahabatnya yang menjadikan Ali sabagai Targetnya. Bukanlah Hal yang mudah Buat Prilly mendekati Ali.Karena Ali jarang Bicara dan selalu Menghindari Prilly yang selalu mendekati Ali.Tapi Prilly bukanlah gadis yang pantang menyerah untuk mendekati Ali sampai dia bisa memenangkan truth Or darenya. Sampai suatu Ketika Prilly berhasil mendekati Ali dan Mereka berpacaran karena Prilly berhasil membuat Ali mencintai Prilly tanpa Ali ketahui Kalau Dia hanya di jadikan Target Truth Or Dare Prilly. Hingga suatu ketika Prilly terjebak dalam permainan Truth Or Darenya sendiri yaitu Dia jatuh Cinta terhadap Target Truth Or Darenya sendiri yaitu Ali. Sampai Suatu Ketika Prilly menjebak Ali hanya karena keegoisan dia yang ingin Memenangkan dare dari salah satu sahabatnya hingga Menghancurkan Masa remaja dia dan Ali. Hingga sampai Pada waktunya Ali tau kalau Prilly hanya menjadikan Dia target Truth Or Dare dan Mengorbankan Masa Remaja mereka Cuman Demi Truth Or Dare.Ali begitu Marah besar dan Memilih Pergi dari hidup Prilly. Saat itu juga Prilly merasa menyesal karena Truth Or Dare dia kehilangan Ali dan Prilly Juga harus menanggung sebuah Kenyataan Pahit Sendirian Tanpa Ali.Tapi Prilly Memiliki Harapan Agar Ali kembali untuk mendapatkan Maaf dan Berharap Ali Menerima satu kehidupan yang hadir dalam hidup mereka karena Truth Or Dare. Apakah Ali akan kembali ? Apakah Ali akan memaafkan Prilly ?
All Rights Reserved
#350
tod
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Dia Bahagiaku
  • Can You See Me ?    [selesai]
  • Stay (Away)
  • SCENARIO TUHAN
  • Denganmu Cinta (CCS sesi 2)
  • (Cinta Dalam Doa 😔) ✔
  • BUKTI ✔
  • Salah Ini { COMPLETED }
  • Ambitions {END}
  • I Don't Understand

Prilly merebahkan dirinya di kasur yang sudah sepuluh tahun ia tinggalkan ke Amerika. Dia rindu bermain dengan Alan. Tetangga samping rumahnya yang dulu sering bermain dengan dia. Tapi, yang sebenarnya Prilly rindukan adalah kembaran Alan. Dari kecil, ia tidak pernah mau diajak main bersama. Sampai terakhir, dia ingin mengatakan iya menerima tawaran Prilly tapi dia urungkan karena tiba-tiba Alan datang. "Pril, ayo ke rumah Om Marafa."panggil Airi, bunda Prilly. "Wahh... Prilly makin cantik aja."Nura, mama Alan berkata ketika keluarga Prilly sampai di rumahnya. "Makasih tan."Prilly. "Prilly??"Alan berlari memeluk Prilly. "Hai Lan?" "Lho, anak kamu yang satunya mana?"Tanya Izama, ayah Prilly. "Dia jadi berandalan Za. Dia nggak pernah dengerin aku lagi."Marafa. Izama hanya mengangguk. Dia tahu, sebenarnya Rafa yang tidak pernah mendengarkan si kembar yang satu lagi. Memang benar, Prilly dekat dengan Alan tapi dia dekat dengan si kembar satunya. Anak itu sering menangis dipelukannya dan cerita kalau ayah dan bundanya selalu pilih kasih. Dia tidak sepintar Alan, dia tidak pernah bisa dibanggakan karena nakal dan selalu bikin ulah. Tapi Izama lebih menyukainya, karena dia memiliki skill beladiri yang tinggi, pendengaran dan penglihatannya sangat sensitive, Izama berencana menjadikan dia penerusnya di bidang sniper dalam satuan KOPASSUS. "Ali, kamu darimana?"Rafa mulai emosi. "Sekolah, Ali kan pakai seragam, ohh... atau ayah nggak pernah merhatiin Ali, basi."Ali hanya berdiri diam, tidak menoleh sama sekali. "Kok bajunya kotor gitu Li? Kamu berantem lagi?" "Apa peduli bunda sih? Anak kesayangan bunda Alan kan? Ali nomor terakhir, cuma sampah yang seharusnya dibuang."Ali berjalan ke kamarnya. Ini cerita pertamaku, tolong dibaca ya? kalau suka silahkan di vote, kalau ada kekurangan silahkan di coment, terimakasih semua.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman