REMEMBER

REMEMBER

  • WpView
    Reads 174
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 31, 2020
Seorang gadis cantik berkulit putih yang sedang duduk termenung menatap jendela kamar nya dia wardah mairah haee won gadis yang terkenal dengan perusahaan ayah nya yang terkenal dan ibunya seorang dokter bedah di salah satu rumah sakit terkenal. Kuhentikan langkah ku saat aku melihat seorang cowok yang tengah asik dengan gadget nya mungkin dia sedang main game. Dengan teliti aku melihatnya dia seorang pendiam yang sangat cuek . " siapa dia na? "tanya ku pada kirana " lo gak tau ya, dia itu kakak kelas yang terkenal paling cuek di sekolah kita" Cerocos kirana dengan suaranya yang menggelegar itu membuat semua orang menatap kita. "pelan - pelan dong na malu tau, eh btw aku gak pernah lihat tuh cowok sih " " semua ingatan tentang kamu selalu terngiang di pikiranku dan sampai detik ini aku tak bisa melupakan mu,semoga kita bisa di pertemukan kembali dengan ikatan yang lebih halal " ~ wardah umairah
All Rights Reserved
#55
prakerin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A For Z : Young Married
  • Everything About Us [Krist Bday Event]
  • Love in Difference
  • KANTHA [Nikah Muda]
  • KANATA
  • My boy is My LOVE
  • KING BLACK
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • Kamu

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines