Harapan Sebuah Do'a

Harapan Sebuah Do'a

  • WpView
    Reads 250
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Mencintai seseorang yang juga mencintai diri kita adalah dambaan setiap orang. Mendapatkan balasan perasaan merupakan hal terindah dalam suatu hubungan percintaan. Tak pelak banyak usaha yang dikorbankan dan dilakukan untuk mendapatkan cinta. Namun apa jadinya apabila cinta yang kita berikan malah sebaliknya? Mengalami cinta bertepuk sebelah tangan bukan merupakan hal yang mudah untuk diterima. Perasaan sedih, kecewa dan juga putus asa tentu akan menghantui diri selama berhari-hari. .. .. Assalamu'alaikum >\\< Tulisan ini hanya berisi Quotes tentang apa yang terjadi di kehidupan nyata.. Help Me Vote dan jangan lupa dibaca yah :')
All Rights Reserved
#700
hijrahcinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qanita
  • Love Faith And Hope
  • Aurellia, Love Story
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu)
  • You are in my past and my future [END]
  • LELAH
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • DikaRanggi
Qanita

"Mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa. Kita jalan masing-masing dan jangan ganggu aku lagi!" Qanita Zaura Nindya, gadis berusia 20 tahun itu mematung, seluruh tubuhnya seakan kaku. Qanita berusaha untuk mencerna setiap kata yang baru saja ia dengar. Apakah itu hanya ilusi? Seseorang yang dulu sangat mencintainya dan selalu bersamanya, kini dengan santai mengucapkan kata perpisahan. "Dit, aku bisa jelasin semuanya. Apa yang kamu lihat ini salah." Qanita berusaha untuk mencegah langkah lelaki itu sekuat tenaga, tentu dengan air mata yang tidak bisa berhenti keluar dari pelupuk mata. "Raditya Evansyah. Aku mencintaimu!" Suara Qanita begitu lantang mengucapkan kata cinta kepada lelaki yang kini meninggalkannya. Namun lelaki itu tidak memedulikannya sama sekali, ia terus berjalan tanpa beban. Pantaskah Qanita menangisi lelaki seperti itu? Pantaskah dia mempertahankan cinta yang hanya menimbulkan luka? Saat Qanita sudah hancur, semua yang ada di angannya pun hilang, lenyap begitu saja. Bagai mimpi tapi ini nyata! Kepingan indah kini berserakan tak ada harganya, bagaimana Qanita bisa menyatukan kembali mimpi itu dalam genggaman rida Allah. Hancur adalah titik paling menyakitkan dalam hidup! Sertakan sumber jika ingin mengutip tulisan sederhana ini. -Allah Maha Melihat- Start 17 November 2019 Finish --

More details
WpActionLinkContent Guidelines